CIREBON - Persoalan banjir di Kota Cirebon menjadi salahsatu problem klasik, yang hingga kini belum menemukan solusi.
Saat musim hujan tiba, kondisi ini menjadi keluhan utama warga, karena tak sedikit yang merasa was-was dan keselamatannya terancam setiap kali curah hujan tinggi melanda kota. Anggota Komisi II DPRD Kota Cirebon, Anton Octavianto menyoroti kurang keseriusnya pemerintah daerah dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung dalam menangani permasalahan banjir yang kerap terjadi. BACA JUGA:Banjir di Kota Cirebon Diatensi Pemprov, DPRD Jabar Turunkan Bantuan Lebih spesifik, meskipun banyak titik-titik langganan banjir di Kota Cirebon, Anton mencontohkan wilayah Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti. Selama ini, dikatakan Anton, ia melihat wilayah Kalijaga yang menjadi zona merah banjir, terutama di sekitar petilasan Kalijaga, masih sangat jauh dari upaya-upaya penanganan banjir yang dilakukan pemerintah dan otoritas terkait. "Saya tinggal di Ciremai Giri. Sejak zaman SD, wilayah itu sudah banjir. Kalijaga terus-terusan banjir, sudah lama sekali. Saya pikir BBWS tidak ada keseriusan, karena sampai sekarang masalah ini belum selesai," tegas Anton. BACA JUGA:Banjir di Drajat Sampai 1,5 Meter, Dian Novitasari Turun Langsung ke Pegambiran Saat ini, lanjut Anton, kondisi infrastruktur di wilayah terdampak banjir juga semakin memprihatinkan, senderan dan jembatan di Taman Kalijaga mengalami abrasi akibat banjir yang terus terjadi. "Senderan di Kalijaga Monyet bahkan sudah tergerus. Ini perlu perhatian serius," ujar Anton. Untuk itu, Anton meminta DPUTR serta BBWS untuk menganggarkan kembali program perbaikan senderan kali yang sempat dihentikan pada tahun 2020 akibat pandemi Covid-19. BACA JUGA:Gugatan PHPU Luthfi-Dia Keliru, KPU Kabupaten Cirebon Anggap Salah Objek "Kami meminta BBWS untuk segera memasukkan program perbaikan senderan kali dalam anggaran. Masalah ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Kolaborasi antar stake holder dan semua pihak harus dimaksimalkan, karena tidak bisa jika menyelesaikan sendiri-sendiri," kata Anton. (sep)Kota Cirebon Banjir Lagi, Anton Octavianto Minta Penanganan Serius
Minggu 19-01-2025,14:09 WIB
Reporter : Asep Saepul Mielah
Editor : Rifki Nurcholis
Kategori :
Terkait
Kamis 19-02-2026,21:33 WIB
Hari Pertama Puasa, Pasar Takjil Jalan Siliwangi Mulai Ramai
Kamis 19-02-2026,21:30 WIB
Selama Ramadhan, Jalan Siliwangi Disulap Jadi Pasar Takjil
Kamis 19-02-2026,13:57 WIB
Walikota Cirebon, Effendi Edo Ikut Turun Tertibkan Kabel Semrawut
Rabu 18-02-2026,17:04 WIB
Masih Disewa Pihak Ketiga, Perumda Sayangkan Kondisi GTC
Rabu 18-02-2026,17:02 WIB
Jembatan Lebak Ngok Akan Dibahas Bareng BBWS
Terpopuler
Sabtu 21-02-2026,22:53 WIB
Samsung Galaxy A07 Smartphone Dengan Kamera 50 MP & Desain Berkelas
Sabtu 21-02-2026,22:30 WIB
Hasil Madura United vs Arema FC 2-2 Imbang, Kemenangan Beruntun Arema FC Hangus
Minggu 22-02-2026,05:15 WIB
Preman Pensiun 11 Kapan Tayang 2026? Apakah Bakal Tayang Lagi?
Sabtu 21-02-2026,22:57 WIB
Hasil Persijap vs Persebaya 3-1, Dua Kekalahan Beruntun Bagi Persebaya
Sabtu 21-02-2026,22:44 WIB
Hasil Persis Solo vs PSBS Biak 1-1, Kembali Imbang Pada Musim Liga 1 Kali Ini
Terkini
Minggu 22-02-2026,17:25 WIB
Bacaan Niat Shalat Witir untuk Sendiri, Imam, dan Makmum
Minggu 22-02-2026,17:00 WIB
Promo Alfamart 22-28 Februari 2026: Popok Sweety Cuma 40 Ribuan, Susu SGM 900g Turun Harga Jadi Rp 75.100
Minggu 22-02-2026,16:29 WIB
Jalan Masuk Desa Gombang yang Rusak akan Diperbaiki Tahun 2026
Minggu 22-02-2026,16:15 WIB
Promo Baby & Kids Big Fair Alfamart Diskon Hingga 40% Solusi Belanja Cerdas Moms Penuhi Kebutuhan Si Kecil
Minggu 22-02-2026,16:14 WIB