CIREBON - DPD Asosiasi Pemadam Kebakaran Indonesia (APKARI) Provinsi Jawa Barat mendorong pemisahan lembaga, agar Pemadam Kebakaran menjadi dinas tersendiri, tidak tergabung dengan SKPD lain seperti saat ini.
Hal tersebut menjadi salahsatu point yang menjadi rekomendasi pada rapat kerja DPD APKARI yang digelar di salah satu hotel di Jalan Kartini, Kota Cirebon, kemarin. Ketua DPD APKARI Jawa Barat, Adam Nuridin mengungkapkan, saat ini, keberadaan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) sangat dibutuhkan oleh masyarakat, dimana mereka sangat percaya dan menaruh harapan besar pada Dinas Damkar, sehingga Damkar harus selalu hadir dan melayani setiap ada laporan kedaruratan dari warga. BACA JUGA:Jaga Ekosistem Laut Tetap Lestari, Ini Aksi Nyata BRI Menanam - Grow and Green di Pulau Kapoposang Dengan demikan, tugas dan fungsi Damkar saat ini sudah bukan lagi hanya pada layanan penanggulangan kebakaran, namun pada hal-hal kedaruratan lainya yang membahayakan manusia. Maka, Damkar harus terus mengembangkan dan meningkatkan profesionalisme sehingga warga masyarakat dapat terlayani dengan baik. "Damkar harus terus bersinergi dan berkolaborasi bersama untuk menemukan solusi dan rumusan langkah strategis atas tantangan atau permasalahan Damkar, karena kita sangat dibutuhkan masyarakat," ungkap Adam. BACA JUGA:Puluhan Jabatan di Pemkab Cirebon Diisi Plt Adam menyebut, APKARI memetakan beberapa permasalahan Damkar, diantaranya adalah permasalahan kelembagaan Dinas Damkar mandiri di Kabupaten dan Kota. Saat ini, dari 27 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat, baru terdapat 13 Dinas Damkar yang mandiri menjadi SKPD sendiri, selebihnya adalah masih tergabung di perangkat daerah lainnya. Termasuk di tingkat Provinsi sendiri, saat ini Damkar belum menjadi dinas mandiri, masih masuk di salahsatu bidang dibawah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat. BACA JUGA:Desa Palir Masuk Kategori Waspada, Jadi Lokasi Gerakan Pangan Murah Maka, APKARI mendorong agar kelembagaan Damkar, mengingat fungsinya saat ini begitu vital, agar dilakukan pemisahan sehingga bisa berdiri sendiri. Tak hanya sampai di situ, lanjut Adam, kemudian permasalahan SDM Petugas Damkar dalam hal status PHL, keterbatasan kuota P3K dan juga gaji/honor kesejahteraannya yang masih dibawah UMR/belum standar. Belum lagi permasalahan jumlah dan jenis sarana prasarana yang masih sangat minimal dan terbatas, hingga keberpihakan anggaran APBD yang sangat kecil untuk penyelenggaraan sub urusan kebakaran dibandingkan OPD lainnya. BACA JUGA:PCNU Kota Cirebon Jadi Mitra Strategis Pemkot di Tengah Perubahan Sosial "Permasalahan belum adanya OPD mandiri di Tingkat Provinsi yang menyelenggarakan sub urusan kebakaran, yang berdampak pada tidak adanya dukungan bantuan keuangan dari provinsi ke Kabupaten/Kota, serta berdampak pada mekanisme kerjasama antar Damkar di daerah," sebut Adam. Sebagaimana rumusan tugas dan fungsi di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan di Indonesia, yang terangkum dalam Panca Dharma Damkar, yaitu dalam aspek pencegahan kebakaran, pemadaman kebakaran, penyelamatan, pemberdayaan masyarakat dan penanganan kebakaran akibat B3, maka penyelenggaraan tusi tersebut tidak bisa hanya dilakukan sendiri oleh Dinas Damkar Kabupaten dan Kota kita masing-masing. Perlu kerjasama dan sinergitas Damkar Kabupaten dan Kota, termasuk juga sinergitas dengan Pemerintah Propinsi Jawa Barat. BACA JUGA:Dubes Belanda Tawarkan Solusi Atasi Banjir Cirebon "Melalui rapat kerja ini, kita berdiskusi, dan membuat rumusan solusi sebagai ikhtiar kita dalam meningkatkan layanan penyelenggaraan sub urusan kebakaran. Salah satu pentingnya adalah melalui percepatan berdirinya Dinas Damkar dan Penyelamatan mandiri di Provinsi Jawa Barat," kata Adam. Pada rapat kerja kemarin, DPD APKARI Jawa Barat menyerahkan 100 tabung Alat Pemadam Kebakaran Ringan (APAR), dari Gubernur Jawa Barat untuk masyarakat Jawa Barat yang membutuhkan. (sep)APKARI Jabar Dorong Damkar di Provinsi Jadi Dinas Tersendiri
Jumat 16-05-2025,10:24 WIB
Reporter : Asep Saepul Mielah
Editor : Rifki Nurcholis
Kategori :
Terkait
Kamis 25-12-2025,12:05 WIB
Damkar Beri Tips Aman dari Kebakaran Selama Libur Nataru
Rabu 03-09-2025,16:21 WIB
Petugas Damkar Evakuasi Burung Hantu Tersangkut Benang Layangan di Pohon
Senin 19-05-2025,15:46 WIB
Damkar Bukan Lagi Sekadar Pemadam, APKARI Jabar Tuntut Kemandirian Lembaga
Jumat 16-05-2025,10:24 WIB
APKARI Jabar Dorong Damkar di Provinsi Jadi Dinas Tersendiri
Rabu 14-05-2025,11:06 WIB
Cerita Petugas Damkar Bantu Warga, Bantu Ambil Jemuran hingga Murid yang Minta Tolong Kerjakan PR
Terpopuler
Selasa 06-01-2026,11:54 WIB
Tahun Kuda Api Momentum Ekspansi: 4 Shio Paling Cuan 2026, Macan hingga Ular
Selasa 06-01-2026,17:08 WIB
Klasemen Sementara Liga 4 Babak 32 Besar dan Jadwal Pertandingan, Simak Selengkapnya!
Selasa 06-01-2026,11:21 WIB
Siapa Shio Paling Cuan Tahun 2026? Ini Daftar Lengkapnya, Simak!
Selasa 06-01-2026,11:21 WIB
Daftar Tanggal Merah Januari 2026: Hari Libur Nasional, Cuti Bersama, dan Long Weekend
Selasa 06-01-2026,10:14 WIB
Rekomendasi 5 Laptop ASUS Terbaik yang Cocok untuk Kuliah, Kerja dan Aktivitas Harian
Terkini
Rabu 07-01-2026,05:30 WIB
Honda PCX 160 2026: Menawarkan Kenyamanan dan Keamanan Berkendara untuk Harian dan Perjalanan Jauh
Rabu 07-01-2026,05:01 WIB
Panduan Lengkap Puasa Ayyamul Bidh Rajab 1447 H: Jadwal, Niat Arab & Latin, Tata Cara
Rabu 07-01-2026,04:32 WIB
Nokia G26, Hp Rp1 Jutaan Cocok Untuk Pelajar Baterai Besar, Sistem Ringan dan Stylish
Rabu 07-01-2026,04:02 WIB
Bansos BPNT Rp600.000 Mulai Cair, Simak Kapan Jadwal dan Cara Cek Penerima
Rabu 07-01-2026,02:41 WIB