CIREBON - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memberikan bantuan untuk membangun 22 rumah tidak layak huni (Rutilahu), yang tersebar di 11 Kelurahan di Kota Cirebon.
Proses pengerjaannya saat ini sudah rampung, dan Selasa (10/06) kemarin, Walikota Cirebon, Effendi Edo secara simbolis menyerahkan bantuan tersebut kepada para penerima manfaat. Ketua Baznas Kota Cirebon, H Hamdan mengungkapkan, program Rutilahu tahun ini menyasar 22 asnaf zakat yang memiliki tempat tinggal dengan kategori sangat jauh dari layak. BACA JUGA:Tindaklanjuti SE Gubernur, Kelurahan Argasunya Patroli Jam Malam Pelajar Setelah dilakukan verifikasi oleh tim Baznas, bantuan yang diberikan disesuaikan dengan tingkat kerusakan, sehingga penyerahan diberikan untuk dua kategori. Pertama, ada bantuan rehab penuh untuk 11 rumah, dan ada juga bantuan stimulan perbaikan untuk 11 rumah lainnya. Proses seleksi penerima manfaat pun dilakukan secara selektif dan transparan, melalui pengajuan proposal yang diketahui oleh lurah, camat, RT/RW, serta disertai dokumentasi kondisi rumah. BACA JUGA:Telkomsel Region Jawa Barat Bagikan Hewan Kurban ke Lebih dari 40 Titik Tim Baznas kemudian melakukan survei langsung ke lapangan untuk menilai kelayakan rumah, dan jika dinyatakan layak, proses rehab segera dilakukan. "Program Rutilahu yang ditangani Baznas tahun ini menyasar 22 penerima manfaat. Alhamdulillah tadi disampaikan langsung oleh pak Walikota," ungkap Hamdan. Untuk besaran bantuan sendiri, lanjut Hamdan, besaran bantuan untuk kategori rehab penuh diberikan 15 juta untuk satu rumah. Sedangkan untuk bantuan stimulan perbaikan, besarnya bervariasi, mulai 2 juta hingga 3 juta per rumah. BACA JUGA:Dispora Targetkan PAD Rp 126 Juta di 2025, Optimistis Capai 100 Persen Dengan pembagian tersebut, melalui program Rutilahu untuk 22 rumah ini, Baznas menyalurkan dana Zakat Infak dan Sedekah (ZIS) sebesar 158 juta rupiah. "Total anggaran yang dialokasikan untuk program ini mencapai 158 juta. Kami berharap bantuan ini benar-benar memberikan manfaat bagi penerima dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Hamdan. Sementara itu, Walikota Cirebon, Effendi Edo mengapresiasi kontribusi Baznas yang sudah membantu memfasilitasi masyarakat Kota Cirebon agar memiliki hunian yang lebih layak. BACA JUGA:Bangun Kebersamaan, Ahmad Lutfi Gembleng Kepala Daerah dan OPD se Jateng Meskipun masih banyak warga yang perlu dibantu, kata Edo, setidaknya langkah dan kontribusi Baznas ini meringankan pekerjaan Pemkot, melalui DPRKP yang sampai saat ini terus menyelesaikan persoalan Rutihalu. "Baznas sudah bergerak sejak bulan lalu. Program Rutilahu ini sangat membantu masyarakat yang membutuhkan perbaikan rumah. Saat ini sudah selesai direhab dan Alhamdulillah sudah bisa dihuni kembali oleh pemiliknya," kata Edo. (sep)Program Rutilahu Baznas Bantu 22 Rumah Warga
Rabu 11-06-2025,11:35 WIB
Reporter : Asep Saepul Mielah
Editor : Rifki Nurcholis
Kategori :
Terkait
Minggu 28-06-2026,16:02 WIB
Warga Jabang Bayi Cirebon Apresiasi Pembangunan Tanggul BBWS CC untuk Atasi Banjir Tahunan
Jumat 26-06-2026,14:17 WIB
Puluhan Gen-Z Jadi Pengawas Partisipatif, Wakil Walikota Beri Acungan Jempol
Jumat 26-06-2026,14:14 WIB
PPP Kota Cirebon Isi 10 Muharam dengan Berbagi Bersama Anak Yatim
Kamis 25-06-2026,16:56 WIB
Porsenitas Dongkrak Okupansi Hotel, Wakil Walikota: Terjadi Perputaran Ekonomi
Rabu 24-06-2026,17:57 WIB
Deteksi Dini Kanker Serviks, DWP DPKP Kota Cirebon Gelar Pemeriksaan Pap Smear Gratis
Terpopuler
Minggu 28-06-2026,16:02 WIB
Warga Jabang Bayi Cirebon Apresiasi Pembangunan Tanggul BBWS CC untuk Atasi Banjir Tahunan
Senin 29-06-2026,06:41 WIB
5.341 SK Pengurus Diserahkan, PDI Perjuangan Santuni 1.600 Anak Yatim
Terkini
Senin 29-06-2026,06:41 WIB
5.341 SK Pengurus Diserahkan, PDI Perjuangan Santuni 1.600 Anak Yatim
Minggu 28-06-2026,16:02 WIB
Warga Jabang Bayi Cirebon Apresiasi Pembangunan Tanggul BBWS CC untuk Atasi Banjir Tahunan
Minggu 28-06-2026,00:49 WIB
Festival Kesenian Kelurahan Harjamukti Kembali Digelar Setelah 28 Tahun, Warga Tampilkan Ragam Budaya Lokal
Sabtu 27-06-2026,07:01 WIB
Temukan Naskah Menak Tertua di Dunia, Peneliti Cirebon Desak Kurikulum Seni Libatkan Manuskrip Kuno
Jumat 26-06-2026,15:59 WIB