CIREBON - Sebanyak 41 proposal, yang diajukan untuk mendapatkan bantuan dari program rumah ambruk di Kota Cirebon, ditolak dan tidak bisa mendapatkan intervensi bantuan dari Dinas Sosial.
Hal tersebut dikarenakan kondisi rumah yang diajukan, tidak layak untuk dibantu, dan tidak masuk kategori rumah ambruk. Kepala Dinas Sosial Kota Cirebon, Santi Rahayu mengungkapkan, program rumah ambruk ini adalah bentuk intervensi terhadap rumah rusak yang terjadi secara insidentil. BACA JUGA:Program Rutilahu Baznas Bantu 22 Rumah Warga Verifikasi penerima pun dilakukan dengan assesmen dari beberapa pihak, termasuk ada surat pernyataan rumah ambruk dari pejabat pemerintah setempat. Dalam verifikasi, tim dari Dinas Sosial bersama jejaring Dinsos melakukan langkah yang ketat, mulai dari verifikasi administrasi pada proposal yang diajukan, hingga turun langsung ke lapangan mengecek kerusakan rumah yang mengajukan bantuan. "Proposal itu isinya ada surat dari RT/RW, kelurahan, rincian biaya sama yang penting ada sertifikat rumah. Jadi bantuan rumah ambruk ini sifatnya insidentil, tidak bisa diperkirakan," ungkap Santi. BACA JUGA:Tindaklanjuti SE Gubernur, Kelurahan Argasunya Patroli Jam Malam Pelajar Disebutkan Santi, dari Januari sampai awal Juni ini, data terakhir menyebutkan bahwa ada 180 proposal rumah ambruk yang masuk ke Dinas Sosial. 100 proposal, masuk dalam pengajuan tahap pertama, dan sudah mulai berproses. Namun dari 100 proposal yang diajukan, hanya 59 rumah saja yang dinyatakan bisa diitervensi bantuan, sedangkan 41 sisanya tertolak. "Tahap pertama rumah ambruk, ada 100 proposal, tapi yang dicairkan hanya 59, yang 41 nya, setelah di assesmen dinyatakan tidak layak dibantu. Ada yang hanya ambruk plafonnya saja, hanya bolong sedikit," lanjut Santi. BACA JUGA:Dispora Targetkan PAD Rp 126 Juta di 2025, Optimistis Capai 100 Persen Untuk tahap pertama, saat ini sudah hampir rampung dilaksanakan, dan Dinsos sedang mulai memproses untuk pengajuan di tahap kedua, dengan mengajukan 80 proposal rumah ambruk. "Sekarang yang tahap kedua sedang proses survey ke lapangan. Tahap kedua ini Juli rencananya diusulkan untuk pencairan. Kita inginnya bisa sampai 4 tahap pengajuan," ujar Santi. Dijelaskan Santi, program bantuan untuk rumah ambruk, melalui Dinas Sosial ini, bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD Kota Cirebon. BACA JUGA:Bangun Kebersamaan, Ahmad Lutfi Gembleng Kepala Daerah dan OPD se Jateng Ketentuannya, satu rumah ambruk akan diassesmen dan dilihat tingkat kerusakannya, dimana untuk kategori rusak ringan, akan mendapatkan intervensi bantuan sebesar 7,5 juta, dan untuk rusak berat mendapatkan 10 juta. Kondisi rumah ambruk, yang diajukan di tahap pertama, ditambahkan Santi, dilihat dari penyebab kerusakan, disebabkan oleh usia bangunan dan pelapukan kontruksinya. Pada tahap pertama kemarin, sangat jarang justeru yang ambruk disebabkan oleh faktor cuaca dan bencana alam. BACA JUGA:Nekat Minum Racun karena Putus Sekolah "Yang 59 itu kebanyakan rusak sedang. Tapi ada beberapa yang rusak berat. Ambruk banyaknya karena lapuk, bangunan lama, jarang karena kondisi alam seperti sngin kencang, itu tidak ada," kata Santi. (sep)41 Rumah Tak Bisa Dibantu Program Rumah Ambruk
Rabu 11-06-2025,11:39 WIB
Reporter : Asep Saepul Mielah
Editor : Rifki Nurcholis
Tags : #rumah ambruk
#dinas sosial
Kategori :
Terkait
Kamis 10-09-2026,21:34 WIB
Bansos 5.180 KPM di Kota Cirebon Distop Gara-gara Judol
Jumat 12-06-2026,15:59 WIB
Penyelarasan Dua Perwal Soal Rumah Ambruk Harus Dikawal
Kamis 11-06-2026,17:32 WIB
Komisi III Lega, Tapi Belum Puas
Rabu 10-06-2026,19:33 WIB
Akhirnya Edo Duduk Bareng DPRD, Tapi Persoalan Rumah Ambruk Belum Selesai
Senin 11-05-2026,16:25 WIB
Rapat Dengan Walikota Batal Lagi, Komisi III Kecewa Lagi
Terpopuler
Selasa 20-10-2026,20:04 WIB
Puluhan Siswa Cirebon Keracunan, Diduga setelah Konsumsi MBG, Ortu Desak SPPG Tanggung Jawab
Selasa 20-10-2026,10:50 WIB
Samsung Galaxy F70 5G Resmi Meluncur, Usung Bodi Tipis 7.5mm dan Kamera OIS
Selasa 20-10-2026,17:42 WIB
Tasyakuran HUT ke-62, Golkar Kota Cirebon Pertegas Target 8 Kursi
Selasa 20-10-2026,17:30 WIB
Proyek Sukalila Sudah 75 Persen, Pemkot Minta BBWS Bangun Jembatan Ikonik
Selasa 20-10-2026,21:22 WIB
Keluarga Yamin alias Abeng Resmi Laporkan Terduga Pencemaran Nama Baik ke Polres Cirebon Kota
Terkini
Rabu 21-10-2026,09:32 WIB
UIN Siber Cirebon Gelar Sosialisasi PPID, Ajak Sivitas Akademika Manfaatkan Kanal Resmi Informasi
Rabu 21-10-2026,09:27 WIB
Tingkatkan Kualitas Layanan Akademik, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Gelar Workshop Pelaporan PDDikti
Rabu 21-10-2026,08:43 WIB
Polres Cirebon Kota Amankan 2 Tanki dan Sejumlah Orang, Diduga Terkait Kasus Penyalahgunaan BBM
Rabu 21-10-2026,08:11 WIB
Tingkat Kemiskinan di Pekalipan Turun 1 Persen, Siti Farida Kembali Salurkan KKS
Rabu 21-10-2026,08:07 WIB