Pohon Tumbang Dominan Selama 2025, Disusul Rumah Ambruk
Pohon tumbang mendominasi kejadian bencana selama tahun 2025 dengan 67 kejadian. FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/ RAKYAT CIREBON--
CIREBON - Sebagai salahsatu daerah yang secara geografis berada di pesisir, sekaligus memiliki kontur perbukitan di wilayah Selatan, Kota Cirebon memiliki potensi bencana yang cukup beragam.
Namun meskipun demikian, pada tahun 2025 lalu, pohon tumbang menjadi dominasi dari kejadian bencana di Kota Wali.
Sebagaimana data yang didatat oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), selama 2025, terjadi 156 bencana di Kota Cirebon.
BACA JUGA:Targetkan Penataan Kabel Optik Selesai Pertengahan 2026
Jika dirinci, kejadian pohon tumbang mendominasi dengan jumlah kejadian sebanyak 67.
Disusul dengan bencana rumah ambruk, dimana BPBD mencatat ada 45 rumah warga yang ambruk selama 2025.
Sisanya, ada 18 kejadian cuaca ekstrem, 11 kejadian banjir, 8 kejadian tanah longsor, 3 kebakaran lahan, 2 operasi SAR serta 2 kejadian banjir rob.
BACA JUGA:Masih Harus Waspada Hujan Deras dan Angin Kencang sampai April
"Yang paling mendominasi tahun lalu memang pohon tumbang, bangunan ambruk, dan cuaca ekstrem," demikian disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Kota Cirebon, Andi Wibowo.
Seiring dengan meningkatnya potensi bencana di wilayah Kota Cirebon, lanjut Andi, kejadian kebencanaan selama 2025 itu meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Selain penanganan kejadian, dijelaskan Andi, BPBD Kota Cirebon juga aktif melakukan upaya pencegahan dan peningkatan kapasitas masyarakat, dimana sepanjang 2025, sedikitnya 9.789 warga telah mendapatkan edukasi kebencanaan, dan dua sekolah ditetapkan sebagai Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), serta 25 orang dari unsur masyarakat dilatih menjadi Tim Reaksi Cepat (TRC).
BACA JUGA:4 Juta Penumpang Pakai Kereta Api Selama 2025
"Peningkatan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kondisi cuaca dan lingkungan. Tapi kita juga lakukan upaya preventif," jelas Andi.
Untuk meminimalisir potensi bencana tahun 2026, ditambahkan Andi, pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah strategis.
Sumber: