CIREBON - Lima Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kota Cirebon, yakni Perumda Air Minum Tirta Giri Nata (PAM-TGN), Perumda BPR Bank Cirebon, Perusahaan Daerah Pembangunan, Perumda Farmasi Ciremai serta Perumda Pasar Berintan dipanggil oleh Komisi II, Senin (14/07).
Direksi kelima BUMD tersebut diundang Komisi II untuk sama-sama mengevaluasi dan membahas kinerja perusaahan daerah secara menyeluruh. Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon, M Handarujati Kalamullah mengungkapkan, pada rapat kemarin, pihaknya kembali menyoroti capaian kinerja dari lima perusahaan milik Pemkot, dan mendengar progres yang dilakukan masing-masing, yang menjadi tindak lanjut catatan Komisi II sebelumnya. BACA JUGA:Pertama di Cirebon! Perebutan Sabuk Juara Warnai Event Knox Out Fight Promotion The New Phase "Secara umum, kami lagi-lagi menekankan berkaitan dengan komitmen untuk membangun dan menyehatkan BUMD, karena beberapa BUMD kita masih 'sakit', bahkan ada yang sakit parah," ungkap Andru, sapaan akrabnya. Disebutkan Andru, capaian kinerja dari lima BUMD ini di tahun 2024 masih kurang memuaskan, dimana dilihat dari sumbangsih laba perusahaan untuk kas daerah, secara keseluruhan, dari target deviden sebesar 15,9 miliar, kelimanya hanya mampu menyetor 8,5 miliar. "8,5 miliar itu sekitar 6 miliarnya kan dari PDAM, dan dari PD Pasar sekitar 300 juta saja," sebut Andru. BACA JUGA:Diduga Ada Calo di Balik Rekrutmen Kerja Maka, pada rapat kemarin, Komisi II juga mengupas beberapa hal, mulai dari persoalan restrukturisasi di tubuh lima BUMD, yang mana masa jabatan direksi di beberapa BUMD akan habis di bulan Juli ini. Menurut Andru, itu harus menjadi momentum bagi Pemkot untuk memperbaiki perusahaan daerah, dimulai dari mencari SDM yang qualified untuk ditugaskan mengelola perusahaan daerah. "Pemkot harus berani, mulai dari rekrutmen SDM, sampai penunjukan Dirut dan dewas secara terbuka. Bila perlu, kami di Komisi II melakukan fit and proper test. Masyarakat harus tahu apa dasar seseorang ditunjuk sebagai dirut BUMD. BUMD ini harus didukung oleh tim menejerial yang kuat," jelas Andru. BACA JUGA:Sekda Dikosongkan, Posisi Hilmy Bakal Digantikan Dikatakan Andru, secara umum, catatan untuk lima BUMD ini disampaikan kepada Pemkot, melalui Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan sebagai pengampu BUMD atas nama Pemkot. Namun secara spesifik, persoalan-persoalan di setiap BUMD, akan ditindak lanjuti dibahas secara khusus dalam rapat selanjutnya dengan Komisi II. "Setiap BUMD persoalannya berbeda-beda. Maka setelah ini Komisi II akan dilanjut dengan rapat spesifik dengan masing-masing. Kita minta BUMD-BUMD menyusun action plan , apa yang akan dilakukan kedepan," kata Andru. BACA JUGA:Belasan Pejabat Eselon II Pemkab Cirebon Bakal Dirotasi, Ini Daftar Nama yang Dikabarkan Pindah Posisi Sementara itu, Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Cirebon, Sumanto menambahkan, evaluasi ini perlu dilakukan bersama, agar konsep yang dihasilkan dan disusun bisa memperkuat dan menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di BUMD. "Kita bersama Komisi II mengevaluasi lima BUMD, secara garis besar, dari semua persoalan yang ada, baik dari tata kelola, termasuk bagaimana keberlanjutan bisnis, pengamanan aset hingga pengelolaannya. Pertama kita harus mengutamakan komitmen bersama tim menejerial, baik direksi maupun dewan pengawas, termasuk dukungan ekskutif legislatif," ungkap Sumanto. Terkait dengan action plan yang diminta oleh Komisi II, Sumanto juga mengatakan, pihaknya akan membahas dan merumuskan bersama dengan Kuasa Pemilik Modal (KPM). "Kita sedang rumuskan dengan pak Wali, biar lebih kompleks dan menyeluruh," kata Sumanto. // GRAFIS // Catatan Komisi II untuk 5 BUMD : 1. Perusahaan Daerah Pembangunan - Menjadi satu-satunya BUMD yang belum bertransformasi - Percepatan inventarisasi, pencatatan dan pemanfaatan aset perusahaan untuk bisa menuju perubahan bentuk lembaga 2. Perumda Farmasi Ciremai - Pengembangan usaha di bidang Farmasi - Perbaikan manajemen perusahaan 3. Perumda BPR Bank Cirebon - Perubahan bentuk ke Perseroda harus dibarengi penguatan SDM - Menyelesaikan berbagai persoalan internal, dan persoalan yang berkaitan dengan hukum 4. Perumda Air Minum Tirta Giri Nata - Peremajaan jaringan perpipaan harus diikuti peningkatan laba perusahaan (deviden) untuk kas daerah 5. Perumda Pasar Berintan - Menyelesaikan persoalan PPH Harjamukti, Pasar Balong dan Pasar KanomanLagi, Komisi II Beri Catatan untuk Lima BUMD
Selasa 15-07-2025,07:14 WIB
Reporter : Asep Saepul Mielah
Editor : Rifki Nurcholis
Kategori :
Terkait
Senin 09-02-2026,14:18 WIB
PD Farmasi ‘Sakit’, Sampai Gadaikan SK Direktur
Jumat 06-02-2026,15:39 WIB
DPRD Ingatkan SKPD Serumpun Jangan Tumpang Tindih Kewenangan
Jumat 06-02-2026,15:35 WIB
Perbaikan Selesai, Komisi II Minta PDAM Cepat Normalisasi
Jumat 06-02-2026,07:41 WIB
Dapat Info PDP Bangkrut, Komisi II Langsung Sidak
Selasa 27-01-2026,18:58 WIB
Komisi II Minta Gedung Dinas Lain Jadi Perhatian, Anton: Perhatikan Spesifikasi Material
Terpopuler
Kamis 12-02-2026,13:44 WIB
1 Ramadan Kapan? Ini Jadwal Awal Puasa 2026 Versi Muhammadiyah dan Prediksi Pemerintah
Kamis 12-02-2026,16:41 WIB
1 Ramadan Kapan Dimulai? Cek Tanggal Pasti Versi Kalender Hijriah 1447 H
Kamis 12-02-2026,19:00 WIB
8 Rekomendasi Dekorasi Hiasan Imlek yang Akan Membuat Rumah Kamu Semakin Mewah Mari Disimak
Kamis 12-02-2026,14:31 WIB
Area Pemakaman Bersih, Warga Bandorasa Wetan dan Yon TP 839 Kompak Kerja Bakti Jelang Ramadhan
Kamis 12-02-2026,13:36 WIB
Muhammadiyah Awal Puasa 18 Februari, Akankah Pemerintah dan NU Serempak?
Terkini
Jumat 13-02-2026,12:18 WIB
Presiden RI ke-6 SBY Akan Hadir di Kuningan, Konsolidasi Besar DPD Demokrat Jabar Digelar Hari Ini
Jumat 13-02-2026,10:38 WIB
Menunggu Debut John Herdman di FIFA Series 2026, Berikut Jadwalnya!
Jumat 13-02-2026,08:00 WIB
Bisakah Kembali Peroleh Poin Penuh? Persebaya vs Bhayangkara FC, Jadwal Pertandinan dan Head to Head
Jumat 13-02-2026,07:40 WIB
DPRD Kabupaten Cirebon Pastikan Pasien Cuci Darah Tetap Dilayani Meski BPJS PBI Nonaktif
Jumat 13-02-2026,05:30 WIB