Niat Puasa Qadha Ramadhan Teks Arab Latin dan Tata Caranya

Minggu 08-02-2026,06:00 WIB
Reporter : Dwi Ayu P
Editor : Dwi Ayu P

1. Niat di Malam Hari: Karena puasa merupakan kewajiban, niat perlu dilakukan di malam hari sebelum waktu fajar, paling lambat sebelum azan subuh berkumandang.

2. Makan Sahur: Disarankan untuk mengonsumsi sahur guna mempertahankan energi, meskipun ini bukanlah suatu kewajiban.

BACA JUGA:Mau Libur Imlek di Luar Negeri? Cek Rekomendasi Negara Tanpa Visa untuk Paspor Indonesia

3. Menahan Diri: Harus menahan diri dari makan, minum, dan segala hal yang dapat membatalkan puasa dari terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari (waktu Maghrib).

4. Jumlah Hari: Jumlah hari puasa yang wajib dilaksanakan harus sesuai dengan jumlah hari puasa yang tidak dilakukan selama Ramadan. 

Sebagai contoh, jika Anda melewatkan puasa selama 7 hari, maka Anda berkewajiban untuk menggantinya dengan puasa selama 7 hari juga.

5. Berbuka: Disunahkan untuk berbuka puasa dengan kurma atau air putih pada waktu Maghrib.

Itulah tata cara dan niat qadha puasa Ramadahan, dalam syariat Islam, puasa qadha tidak dapat dibatalkan kecuali ada alasan yang diperbolehkan oleh hukum.

Jika Anda tidak menyelesaikan kewajiban puasa sebelum datangnya bulan Ramadan berikut, menurut mayoritas ulama, Anda tetap harus melaksanakan puasa Ramadan. 

Namun, Anda wajib segera mengganti puasa yang tertinggal setelah bulan Ramadan selanjutnya berakhir.

Kategori :