Tidak Ada Arak-arakan Cap Go Meh, Perayaan Imlek 2026 Berlangsung Sederhana

Selasa 17-02-2026,17:02 WIB
Reporter : Indah Tri
Editor : Indah Tri

CIREBON, RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 dipastikan akan berlangsung berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Pasalnya, perayaan tahun ini berdekatan dengan bulan suci Ramadan, sehingga sejumlah kegiatan dilakukan dengan lebih sederhana sebagai bentuk penghormatan antarumat beragama.

Salah satu pengurus Vihara Dewi Welas Asih, Hendra mengatakan, situasi tahun ini sedikit berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kedekatan dengan Ramadan diperkirakan memengaruhi jumlah umat yang hadir.

“Tahun-tahun sebelumnya mungkin kondisinya berbeda. Sekarang situasi memengaruhi, berarti umat pun mungkin sedikit berkurang. Tapi biasanya antusiasme itu tidak bisa diprediksi, karena biasanya baru terlihat saat malam perayaan,” ujarnya.

Adapun rangkaian kegiatan Imlek di vihara tersebut tetap dilaksanakan seperti biasa, yakni menyalakan lilin dan sembahyang bersama menjelang pergantian tahun baru Imlek.

Ia menambahkan, makna perayaan lilin dalam Imlek adalah sebagai simbol harapan agar di tahun yang baru setiap umat dapat lebih bersemangat dan cita-cita yang belum tercapai di tahun sebelumnya dapat terwujud.

"Makna dari perayaan lilin ini adalah semoga di tahun kedepannya kita bisa lebih bersemangat dari tahun sebelumnya yang mungkin belum tercapai keinginan apa cita-citanya di tahun yang akan datang ini mudah-mudahan bisa tercapai," tambahnya.

Sementara itu, terkait makna “Kuda Api” yang menjadi simbol tahun ini, Hendra menjelaskan, kuda melambangkan kekuatan dan kegagahan, sedangkan api menggambarkan situasi yang dinamis dan berpotensi memanas.

“Kuda api itu hewan yang perkasa. Api menggambarkan situasi yang tidak selalu jelas atau bisa memanas. Jadi kita harus waspada dan hati-hati untuk meredam kondisi yang memanas tersebut,” jelasnya.

Namun untuk perayaan Cap Go Meh, Hendra memastikan tidak akan menggelar perayaan besar seperti tahun-tahun sebelumnya. Kegiatan hanya dilakukan secara internal di lingkungan vihara.

“Kami tidak ada perayaan besar-besaran. Khusus internal vihara saja, untuk menjaga kondisi agar kita saling menghormati,” pungkasnya. 

Meski perayaan tahun baru Imlek akan lebih sederhana, Polres Cirebon Kota tetap menyiapkan personil pengamanan di lima vihara atau klenteng di wilayah Kota Cirebon menjelang malam Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Pengamanan dilakukan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama rangkaian perayaan berlangsung.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar mengatakan, pengamanan telah dimulai sejak pagi hari dan akan berlangsung hingga malam pergantian tahun Imlek, bahkan berlanjut hingga esok hari.

“Dari Minggu pagi sampai selesai, kita melaksanakan pengamanan kepada saudara-saudara kita yang melaksanakan Imlek. Di Cirebon ini ada lima titik yang menjadi fokus atensi dalam pengamanan rangkaian acara Imlek,” katanya.

Salah satu lokasi yang menjadi fokus pengamanan adalah Klenteng Dewi Welas Asih. Klenteng tersebut merupakan klenteng Tridharma yang menjadi tempat ibadah umat Konghucu, Buddha, dan Tao.

Kategori :