Tera Ulang, Pemkot Pastikan Penjualan BBM Sesuai Takaran
Walikota Cirebon, Effendi Edo bersama jajaran Forkopimda meninjau proses Tera Ulang di SPBU Bypass, Kamis (05/03). FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/ RAKYAT CIREBON--
CIREBON - Untuk memastikan tidak ada kecurangan dalam penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM), terutama menjelang musim mudik yang mana aemua SPBU dipastikan akan mengalami lonjakan konsumen, Tera Ulang wajib dilalukan oleh semua penjual agar takaran dari setiap pembelian.
Kamis (05/03), Walikota Cirebon, Effendi Edo bersama jajaran Forkopimda secara random melakukan peninjauan proses Tera Ulang di sejumlah SPBU, salah satunya SPBU Pertamina 31-451-01 di jalan Bypass-Brigjen Dharsono.
Di lokasi, Edo berdialog dengan petugas Tera Ulang dari Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) dan melihat langsung proses pengukuran yang dilakukan.
BACA JUGA:Kasatpol PP Tengah Umrah, Walikota Pastikan Kondisinya Aman
"Di SPBU Bypass ini, tadi saya lihat bahan bakar jenis Pertamax dan Pertalite diuji, keduanya masih jauh dari ambang batas toleransi," ungkap Edo.
Tak hanya SPBU di jalan Bypass tersebut, Edo juga memastikan, seluruh SPBU yang ada di Kota Cirebon sudah disisir oleh tim Tera Ulang dari DKUKMPP dan sudah diulur sehingga takarannya sudah sesuai dengan aturan penjualan yang berlaku.
"SPBu lain juga di tera oleh Dinas, saya pastikan siap melayani masyarakat dengan maksimal dan sesuai takaran," kata Edo.
BACA JUGA:Update Bunga KUR BRI 2026: Rincian Suku Bunga Terbaru dan Tabel Angsuran
Sementara itu, Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar menambahkan, pihaknya akan melakukan pengawasan terhadap semua praktek perdagangan, baik di pasar maupun di SPBU untuk memastikan semua penjual mematuhi harga eceran tertinggi serta takaran yang sesuai.
"Kita memiliki satgas untuk mengontrol harga baik pangan atau komoditi lain, khususnya bahan pokok jelang lebaran," ungkap Eko.
Termasuk proses Tera Ulang yang dilakukan oleh perangkat daerah, Eko memastikan pihaknya ikut melakukan pemantauan, sehingga ia tidak akan main-main dengan pihak yang coba bermain dengan takaran dala setiap penjualan.
BACA JUGA:Resmi Debut di MWC 2026, Vivo X300 Ultra Jadi Seri Ultra Pertama yang Hadir Global
"Setelah melakukan tera sejauh ini masih sesuai. Kita akan melakukan kontrol rutin, jangan sampai ada penimbunan, itu ilegal. Kita akan memastikan dan menjamin ketersediaan barang dan harga, sehingga konsumen membeli barang sebagaimana mestinya," kata Eko. (sep)
Sumber: