Mandi menggunakan bak mandi (gayung) cenderung menghabiskan air lebih banyak dibandingkan menggunakan shower.
Jika memungkinkan, beralihlah ke pancuran dan usahakan tidak berlama-lama di bawah air.
Langkah kecil ini jika dilakukan oleh seluruh anggota keluarga akan sangat terasa dampaknya pada tagihan air maupun ketersediaan air tanah.
Menjaga Kesehatan di Tengah Cuaca Ekstrem
Selain masalah air, tantangan utama perkiraan musim kemarau adalah suhu udara yang tinggi dan kualitas udara yang menurun akibat debu.
BACA JUGA:Promo Indomaret Hari Ini, Minyak Rp 37.500, Susu Bubuk Rp 10.700, Periode 11-15 Maret 2026
Tubuh manusia memerlukan penyesuaian ekstra agar tidak mudah jatuh sakit.
1. Hidrasi Adalah Kunci Utama
Jangan menunggu haus untuk minum. Saat cuaca panas, tubuh kehilangan cairan lebih banyak melalui keringat.
Pastikan Anda mengonsumsi air mineral minimal 2 liter sehari. Jika banyak beraktivitas di luar ruangan, tambahkan asupan buah-uhahan yang mengandung banyak air seperti semangka atau melon untuk menjaga keseimbangan elektrolit.
2. Lindungi Kulit dan Mata dari Paparan UV
Sinar matahari di puncak kemarau biasanya sangat menyengat, terutama antara pukul 10 pagi hingga 4 sore.
BACA JUGA:10 Tempat Wisata Libur Lebaran di Indramayu yang Hits dan Instagramable (2026)
Gunakan tabir surya (sunscreen) setiap hari, meski Anda merasa hanya di dalam ruangan.
Selain itu, gunakan kacamata hitam dan pakaian berbahan katun yang menyerap keringat untuk menghindari iritasi kulit atau heatstroke.
3. Waspadai Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA)
Udara yang kering membuat debu dan polutan lebih mudah berterbangan dan terhirup.
Hal ini sering kali memicu batuk, pilek, hingga sesak napas. Menggunakan masker saat berkendara motor atau berjalan di pinggir jalan raya bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk melindungi paru-paru Anda.
4. Pola Makan dan Istirahat yang Cukup
Suhu panas bisa membuat kita cepat merasa lelah dan lesu.
Hindari makanan yang terlalu berminyak atau terlalu pedas secara berlebihan karena dapat memicu radang tenggorokan yang diperparah oleh udara kering.