*** Warga Bisa Beli Bapokmas di Bawah HET
RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Pemerintah Kabupaten Cirebon terus memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah. Salah satunya dengan menghadirkan KOSPI (Kios Pengendali Inflasi) yang resmi diluncurkan di Pasar Pasalaran Pasalaran, Kecamatan Weru, Selasa 25 Mei 2026.
Program tersebut merupakan kolaborasi antara Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Cirebon bersama Bulog Cabang Cirebon dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
Kehadiran KOSPI menjadi upaya pemerintah. Menjaga stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas). Terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Iduladha.
Sebelumnya, Pemkab Cirebon juga telah menggelar OPPSI (Operasi Pasar Pengendalian Inflasi). Berupa penjualan beras SPHP di tujuh pasar milik pemerintah daerah sejak 4 Mei 2026. Program itu mendapat respons positif dari masyarakat.
Kini, melalui KOSPI, masyarakat dapat membeli sejumlah kebutuhan pokok dengan harga sesuai bahkan di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).
Beberapa komoditas yang tersedia di KOSPI di antaranya minyak goreng Minyakita, beras medium SPHP, beras premium Befood, dan gula pasir.
Kepala Bulog Cabang Cirebon, Imam Mahdi mengatakan, KOSPI menjadi langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok di tengah masyarakat.
BACA JUGA:Bank BJB Raih Penghargaan Perluasan QRIS Terbanyak di Ajang DIGIWARA 2026
“Kami bersama Pemerintah Daerah terus bersinergi untuk mengendalikan inflasi melalui stabilisasi harga dan pasokan. Kehadiran KOSPI ini sangat tepat, apalagi menjelang Iduladha,” ujar Imam Mahdi.
Sementara itu, Plh Kepala Disperdagin Kabupaten Cirebon, Dr Rodiya menjelaskan, pembentukan KOSPI merupakan respons cepat pemerintah terhadap kenaikan harga dan keterbatasan pasokan sejumlah kebutuhan pokok.
Menurutnya, ke depan KOSPI akan menyediakan berbagai komoditas strategis yang telah ditetapkan dalam SK Bupati Nomor 637 Tahun 2024. Mulai dari cabai, beras, kedelai, bawang merah, minyak goreng, tepung terigu, gula pasir, daging ayam, daging sapi, telur ayam hingga ikan.
“KOSPI ini menjadi etalase pemerintah daerah untuk hadir di tengah masyarakat agar warga bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dan di bawah HET. Secara bertahap, KOSPI akan hadir di tujuh pasar milik Pemda,” jelasnya.
Peresmian KOSPI ditandai dengan pengguntingan pita oleh Plh Kepala Disperdagin Dr Rodiya bersama Kepala Bulog Cirebon Imam Mahdi dan para tamu undangan.
Usai diresmikan, masyarakat langsung memadati KOSPI untuk membeli kebutuhan pokok. Bahkan, stok minyak goreng Minyakita dilaporkan habis hanya dalam waktu tiga jam.