Ia juga mendorong Fatayat ikut mengambil peran dalam gerakan Kabupaten Cirebon Zero Waste. Kepedulian lingkungan dinilai menjadi bagian penting dari pengabdian organisasi.
Bupati Cirebon Drs H Imron MAg menilai pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Organisasi perempuan memiliki posisi strategis dalam mempercepat pembangunan daerah.
"Fatayat harus menjadi pelopor perubahan dan terus hadir memberi kontribusi nyata bagi masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Rois Syuriah PCNU Kabupaten Cirebon KH Wawan Arwani menegaskan Fatayat merupakan kawah candradimuka lahirnya pemimpin perempuan NU.
Karena itu, kaderisasi dan pelatihan kepemimpinan harus terus diperkuat agar organisasi mampu menjawab perubahan zaman. (zen)