BACA JUGA:Jaring Bakat Sejak Usia Dini, 550 Atlet Siap Unjuk Gigi di RAC Series 2
Pekerjaan peningkatan prasarana tersebut pun dilakukan dengan memperhatikan kelancaran operasional perjalanan kereta api.
Dilakukan pada window time, yaitu waktu yang telah ditentukan ketika tidak terdapat kereta api yang melintas di lokasi pekerjaan.
Pengaturan waktu pekerjaan tersebut dilakukan untuk meminimalkan dampak terhadap operasional perjalanan kereta api, sehingga tidak ada perjalanan KA yang terganggu.
BACA JUGA:Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dorong Pembenahan Desa Hulubanteng, Riksus Jadi Langkah Perbaikan
Namun demikian, selama pekerjaan berlangsung, kecepatan kereta api dibatasi ketika melintasi lokasi pekerjaan sebagai langkah pengamanan untuk memastikan keselamatan perjalanan tetap terjaga.
"Pengerjaan kami lakukan pada window time untuk meminimalkan dampak terhadap operasional perjalanan kereta api," ujar Muhibbuddin.
Dengan kondisi jalan rel yang semakin baik setelah dilakukan penguatan ini, Muhibbuddin mengharapkan perjalanan kereta api bisa berlangsung dengan lebih optimal.
BACA JUGA:Google Pixel 11 vs Pixel 10: Ini Daftar Fitur Baru dan Peningkatan yang Diberikan
"Mudah-mudahan pengerjaan berjalan dengan optimal tanpa mengganggu operasional perjalanan kereta api," kata Muhibbuddin. (sep)