Cara Menghadapi Anak Tantrum Tanpa Perlu Emosi atau Membentak

Senin 31-08-2026,10:00 WIB
Reporter : Erika Larasati
Editor : Erika Larasati

Setelah memvalidasi emosi, tetap pegang batasan (rules) yang sudah ditetapkan. Jangan luluh memberi mainan hanya agar anak berhenti menangis, karena ini akan mengajarkan bahwa tantrum adalah senjata ampuh untuk mendapatkan keinginan mereka.

6. Tunggu Hingga Badai Emosi Mereda Sebelum Menasehati

Jangan pernah mencoba memberikan ceramah moral atau menasehati anak saat mereka masih menangis histeris. Otak mereka tidak dalam posisi siap menerima informasi atau logika.

Biarkan emosi mereka keluar hingga tuntas. Ketika napas anak sudah kembali teratur dan tangisannya mereda, barulah Anda bisa mengajak mereka bicara.

Gunakan bahasa yang sederhana untuk membahas apa yang tadi terjadi dan bagaimana cara mengekspresikannya dengan lebih baik di lain kesempatan.

Mengendalikan emosi saat menghadapi anak tantrum memang bukan perkara mudah dan butuh latihan berulang kali. Kunci utamanya terletak pada konsistensi serta ketenangan orang tua.

Dengan memberikan ruang aman bagi anak untuk memproses emosinya tanpa rasa takut dibentak, Anda sedang mengajarkan kecerdasan emosional yang sangat berharga bagi masa depan mereka. (*)

Kategori :