Peresmian Kantor DPD PSI Kabupaten Cirebon

Minggu 06-09-2026,18:53 WIB
Reporter : Wawan Hermawan

Strategi PSI Cirebon tidak hanya bertumpu pada kader baru. Partai tersebut juga membuka ruang bagi tokoh maupun mantan calon legislatif dari berbagai partai politik untuk bergabung.

Carkim menyebut sejumlah mantan caleg dari Partai NasDem, PDI Perjuangan hingga Gerindra kini memilih bergabung bersama PSI.

“Kita berharap di 2029, semua akan menjadi sosok yang dipercaya masyarakat. Apa yang dulu tertunda, kini saatnya diwujudkan bersama PSI,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran kader dengan pengalaman politik dari berbagai latar belakang diharapkan dapat memperkuat mesin organisasi PSI menjelang Pemilu 2029.

“Insya Allah, ini bukan hanya kandang banteng. Gajah juga butuh kandang, dan mudah-mudahan kandang gajah nanti lebih besar dari yang lain,” pungkasnya.

BACA JUGA:SpongeBob SquarePants Resmi Berhenti Tayang di GTV Setelah 20 Tahun

Sementara itu, Bendahara Umum PSI Kabupaten Cirebon, Sudarto, menegaskan bahwa partainya ingin membangun organisasi yang terbuka dan tidak eksklusif.

“PSI bukan milik pangkat, bukan milik jabatan, tapi milik masyarakat Kabupaten Cirebon,” ungkap Sudarto.

Ia mengajak para ketua DPC tingkat kecamatan maupun masyarakat umum yang memiliki semangat membangun daerah untuk bergabung dan berjuang bersama PSI.

“Kami mengundang seluruh ketua DPC tingkat kecamatan dan masyarakat untuk bergabung. PSI terbuka bagi siapa saja yang ingin berjuang bersama,” katanya.

BACA JUGA:OpenAI Resmi Luncurkan GPT-6 Astra dengan Kemampuan Otonom Tingkat Tinggi

Sekretaris Jenderal PSI Kabupaten Cirebon, Faby Krian, menambahkan bahwa partainya ingin mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah.

Menurut Faby, visi PSI Cirebon sejalan dengan cita-cita Presiden Joko Widodo dalam mendorong kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami percaya di bawah kepemimpinan Capt. Haryanto, visi memajukan Kabupaten Cirebon bukan hal mustahil,” ujarnya.

Ia menegaskan target PSI tidak berhenti pada perolehan kursi legislatif. Partai tersebut juga mulai membidik kekuatan di level eksekutif.

BACA JUGA:Aturan Baru Pajak Kendaraan dan Tips Mengurusnya Agar Tidak Terkena Denda

Kategori :