Siti Farida Ajak Masyarakat Jadi Orang Tua Asuh Keluarga Stunting
Ketua Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S), Siti Farida Rosmawati memberikan PMT kepada para balita di Kelurahan Harjamukti dan Kalijaga. FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/ RAKYAT CIREBON--
CIREBON - Pemerintah Daerah Kota Cirebon terus berupaya melakulan penanganan terhadap kasus stunting di daerah.
Berbagai program pun digalakkan, tak hanya intervensi langsung dengan melakukan pemenuhan gizi para balita yang terindikasi stunting.
Teranyar, Wakil Walikota Cirebon, yang juga Ketua Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S), Siti Farida Rosmawati mengungkapkan, pihak Pemda mulai membuka kesempatan bagi seluruh stake holder dan elemen masyarakat untuk ikut berkontribusi dalam penanganan masalah stunting.
BACA JUGA:BPBD Ujicoba Water Treatment, Bisa Ubah Air Tak Layak Jadi Air Baku
Kontribusi dan kolaborasi yang didorong Pemkot ini, salah satunya melalui program orang tua asuh bagi keluarga stunting di Kota Cirebon.
"Kita ada gerakan orang tua asuh bagi keluarga sunting, dan melalui program ini, saya mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi," ungkap Rida, sapaan akrab Wakil Walikota.
Penanganan stunting ini, lanjut Rida, memerlukan kebersamaan dari seluruh elemen, tidak hanya unsur pemerintahan.
BACA JUGA:Anak Dibawah Umur Alami Trauma Setelah Dilecehkan
Bahkan, untuk penanganannya, penanganan stunting ini juga memerlukan modal sosial, tak hanya modal finansial.
"Program orang tua asuh ini menjadi satu modal sosial, gerakan orang tua asuh dan gerakan masyarakat peduli stunting," lanjut Rida.
Dijelaskan Rida, program orang tua asuh stunting ini didasarkan pada Peraturan Walikota yang sudah ada, dan dalam pelaksanaannya, setiap satu orang tua asuh stunting, memiliki kewajiban untuk memenuhi kebutuhan gizi satu keluarga asuh.
BACA JUGA:Keris Senilai Rp 2 Miliar Dipamerkan di Cirebon
"Orang tua asuh ini, minimal memiliki keluarga asuh stunting," jelas Rida.
Tujuan dasar dari program orang tua asuh stunting ini, masih dijelaskan Rida, adalah mengintervensi kasus stunting dengan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, dengan melalui pendekatan kolaboratif.
Sumber: