KKN 48 UIN SSC Gelar Lomba Tari Topeng dan Launching Digitalisasi Wisata
--
CIREBON – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 48 Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati (UIN SSC) dengan tema “Pendampingan Desa Wisata dan Ekonomi Kreatif” menyelenggarakan Lomba Tari Topeng Samba dan Kelana di Sanggar Seni Kencana Ungu, Desa Mertasinga, Kabupaten Cirebon, pada Sabtu, 16 Agustus 2025.
Desa Mertasinga dikenal sebagai salah satu desa adat yang masih memelihara tradisi, seni, dan budaya, sehingga menjadi lokasi yang tepat untuk pelaksanaan kegiatan ini.
Acara berlangsung meriah dengan kehadiran perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cirebon serta perwakilan LP2M UIN SSC. Kehadiran keduanya menunjukkan dukungan nyata terhadap inisiatif mahasiswa KKN dalam mengembangkan potensi desa melalui seni, budaya, dan ekonomi kreatif.
Perlombaan tari topeng samba dan Kelana ini diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan dengan pembagian tiga kategori, yaitu kategori A untuk tingkat Taman Kanak-Kanak hingga kelas 3 SD, kategori B untuk kelas 4 SD hingga kelas 6 SD, dan kategori C untuk tingkat SMP hingga SMA. Perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menyampaikan apresiasi dengan pernyataan, “Baru kali ini saya melihat mahasiswa KKN mampu mengadakan lomba tari secara mandiri. Ini langkah yang sangat positif untuk melestarikan budaya daerah.”
Selain lomba tari, kegiatan juga dirangkaikan dengan pembukaan Temu Tematik dengan tema Pendampingan Desa Wisata dan Ekonomi Kreatif yang menghadirkan delapan desa, yaitu Desa Sitiwinangun, Desa Sarwadadi, Desa Karangasem, Desa Seuseupan, Desa Kubangdeleg, Desa Sumur Kondang, dan Desa Jati Piring. Temu tematik ini menjadi forum bersama untuk membahas strategi penguatan desa wisata serta pengembangan ekonomi kreatif.
Pada kesempatan yang sama diluncurkan barcode digitalisasi wisata sejarah, seni, dan budaya. Inovasi tersebut memberikan akses mudah bagi masyarakat dan wisatawan untuk memperoleh informasi mengenai situs-situs bersejarah serta kesenian di Desa Mertasinga sebagai desa adat yang kaya tradisi. Selain itu, kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan Sanggar Seni Kencana Ungu sebagai pusat kesenian lokal, serta memperkenalkan situs-situs bersejarah Desa Mertasinga kepada masyarakat luas.
Rangkaian acara semakin semarak dengan hadirnya Mini Bazar UMKM yang menampilkan produk-produk unggulan dari delapan desa diatas. Bazar tersebut menjadi wadah promosi bagi pelaku usaha lokal sekaligus memperkuat ekonomi kreatif masyarakat desa.
Kegiatan KKN Kelompok 48 UIN SSC di Desa Mertasinga diharapkan menjadi langkah nyata dalam menjaga kelestarian seni dan budaya, memperkuat identitas desa adat, serta mendorong pengembangan wisata dan ekonomi kreatif khususnya di Desa Mertasinga. (rls)
Sumber: