Perbandingan Xiaomi HyperOS vs MIUI: Mana yang Lebih Ringan dan Stabil?
Perbandingan Xiaomi HyperOS vs MIUI. Foto: Rakyatcirebon.disway.id --
RAKYATCIREBON.DISWAY.ID – Bagi para Mi Fans, transisi dari MIUI ke Xiaomi HyperOS bukan sekadar ganti nama atau sekadar pembaruan antarmuka biasa.
Langkah besar yang diambil Xiaomi di tahun 2024 dan semakin matang di tahun 2026 ini menandai berakhirnya era MIUI yang telah menemani pengguna selama lebih dari satu dekade.
Namun, muncul pertanyaan besar di kalangan pengguna, apakah sistem baru ini benar-benar lebih baik, atau justru hanya sekadar rebranding dengan beban yang sama?
Dalam artikel ini, kita akan melihat perbandingan antara Xiaomi HyperOS vs MIUI, terutama dari sisi performa, manajemen memori, hingga tingkat kestabilan yang dirasakan dalam penggunaan sehari-hari.
BACA JUGA:Cara Update HyperOS 3 secara Manual dan Aman (Tanpa Tunggu OTA)
Filosofi di Balik Perubahan: Mengapa HyperOS Hadir?
MIUI selama bertahun-tahun dikenal sebagai sistem operasi (OS) yang kaya fitur tetapi sering dikritik karena "bloatware" dan manajemen RAM yang terkadang terlalu agresif.
Sebaliknya, HyperOS dirancang dengan filosofi "Human x Car x Home". Fokusnya bukan lagi hanya pada ponsel, melainkan sebagai pusat saraf bagi seluruh ekosistem perangkat pintar Xiaomi.
Xiaomi mengklaim bahwa mereka telah merombak arsitektur inti sistemnya secara drastis.
Jika MIUI terasa seperti lapisan tebal di atas Android, HyperOS terasa lebih terintegrasi dan ramping karena penggabungan sistem Linux yang dioptimalkan dengan sistem Vela milik Xiaomi sendiri.
BACA JUGA:Fitur Baru Xiaomi HyperOS 3.1, Benarkah Bisa Jawab Telepon dari iPhone?
Mana yang Lebih Ringan? Analisis Manajemen Memori
Bicara soal keringanan sistem, angka tidak bisa berbohong. Berikut adalah beberapa poin krusial yang membedakan keduanya:
1. Ukuran Firmware
Salah satu keluhan utama pengguna MIUI adalah ukuran sistem yang memakan ruang penyimpanan cukup besar.
HyperOS hadir dengan ukuran firmware yang jauh lebih kecil. Di banyak perangkat, HyperOS hanya memakan ruang sekitar 8GB hingga 9GB, sementara MIUI bisa mencapai 12GB lebih.
Sumber: