Yamaha_detail

Tahun Ini, Kuota Haji Turun Drastis

Tahun Ini, Kuota Haji Turun Drastis

PERSIAPAN. Gedung Puspihat Kantor Kemenag Kabupaten Indramayu didatangi calon jamaah haji. Mereka hendak mengurus administrasi keberangkatan ke Tanah Suci tahun 2022.--

RAKYATCIREBON.ID, INDRAMAYU–Para calon jamaah haji (calhaj) asal Kabupaten Indramayu yang masuk dalam daftar kuota di tahun 2022 dipastikan siap berangkat ke Tanah Suci. 

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indramayu, Wahyudin ST MPdI mengatakan, kepastian calhaj berangkat dilihat dari data pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih). 

Menurutnya, dari kuota normal sebanyak 1.773 orang, pada tahun 2022 ini kuota haji untuk Kabupaten Indramayu hanya 817 orang. 

“Kuotanya memang turun drastis dari kuota normal. Untuk yang berangkat haji pada tahun 2022 ini semuanya sudah 100 persen melunasi Bipih,” jelasnya.

Pelunasan Bipih yang dilakukan para calhaj asal Kabupaten Indramayu itu lebih cepat dari batas akhir pelunasan yang telah ditentukan sampai 20 Mei 2022. Adapun besaran Bipih bagi setiap calhaj pada musim haji tahun ini Rp39,9 juta.

“Setelah pelunasan Bipih para calhaj akan mengikuti bimbingan manasik haji sebanyak empat kali di tingkat kecamatan masing-masing. Selanjutnya melaksanakan bimbingan manasik haji tingkat kabupaten sebanyak dua kali,” terangnya.

Dia mengatakan, sebanyak 817 calhaj asal Kabupaten Indramayu itu terbagi ke dalam dua kloter. Namun, ada tersisa sembilan orang calhaj yang bergabung ke dalam kloter daerah lain. 

Khusus untuk dua kloter calhaj itu, mereka masuk ke dalam gelombang pertama keberangkatan haji pada tanggal 4-18 Juni 2022.

“Untuk sembilan orang calhaj yang tergabung ke dalam kloter lain akan masuk gelombang dua keberangkatan yang dijadwalkan pada tanggal 19 Juni sampai 3 Juli 2022,” sebut Wahyudin.

Seperti diketahui, Pemerintah Arab Saudi telah membuka kembali penyelenggaraan haji pada tahun ini setelah dua tahun ditutup akibat pandemi Covid-19. 

Namun, Arab Saudi memberlakukan sejumlah persyaratan bagi calhaj yang bisa berangkat haji tahun ini.

“Dari beberapa persyaratan itu diantaranya calhaj yang bisa berangkat tahun ini usianya di bawah 65 tahun dan sudah divaksin lengkap sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan Arab Saudi. Untuk persyaratan vaksin ini calhaj Indramayu sudah 95 persen,” kata dia.

Sementara itu, dari 1.773 calhaj kuota normal terdapat 300 orang diantaranya berusia 65 tahun ke atas. Dengan demikian secara otomatis tidak masuk ke dalam daftar 817 kuota haji tahun ini. 

Pembatasan usia juga menyebabkan 46 calhaj menunda keberangkatannya meski memenuhi syarat, karena mayoritas pasangannya (suami atau isteri) berusia di atas 65 tahun dan berkeinginan menunaikan ibadah haji bersama.

Sumber: