Pendamping Ikut Senang ada KPM Mulai Berani Berwirausaha

Pendamping Ikut Senang ada KPM Mulai Berani Berwirausaha

MOTIVASI. Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan di Desa Tegaltaman, Kecamatan Sukra, Kabupaten Cirebon diberikan motivasi oleh para pendamping PKH.--

RAKYATCIREBON.ID, INDRAMAYU-Koordinator Wilayah (Korwil) Program Keluarga Harapan (PKH) Jawa Barat 1 melakukan Monitoring dan evaluasi (monev) di Kabupaten Indramayu. Kegiatan ini untuk mengetahui kepastian pelaksanaan programnya di lapangan.

Sasaran kegiatan ini salah satunya di Desa Tegaltaman, Kecamatan Sukra pada 2 Juli 2022. Monev dilakukan langsung oleh Korwil PKH Jabar 1, Atoillah. 

Turut mendampingi Koordinator Kabupaten (Korkab) Indramayu, Aji, dan Pendamping PKH Koordinator Kecamatan Sukra, Satrio Sunaryo.

Menurut Atoilah, monev yang dilaksanakan bertujuan untuk mengawasi dan mengevaluasi kualitas pelaksanaan program PKH yang berada di wilayah Kabupaten Indramayu. Langkah ini agar programnya berjalan dengan optimal.

Dia merasa bangga ketika mengetahui ada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH yang sudah mulai berwirausaha. Hal itu berarti pendampingan yang dilakukan oleh Pendamping PKH di Desa Tegaltaman sangat baik.

Ia mengapresiasi upaya dan langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh Pendamping PKH di Desa Tegaltaman, karena dinilainya sudah mampu memberikan motivasi kepada KPM PKH. Untuk itu, diharapkannya dapat ditiru oleh Pendamping PKH di tempat lain. 

"Itulah fungsi penting adanya Pendamping PKH, yaitu memberikan motivasi dan menggali potensi warga dampingannya untuk dapat mengembangkan potensi yang dimiliki, sehingga dalam memenuhi kebutuhan hidupnya dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya serta tidak hanya bergantung dari bantuan sosial saja," papar dia.

KPM PKH di Desa Tegaltaman yang sudah berwirausaha diketahui bernama Ani dan Raskem. Keduanya memproduksi olahan Ketikung Saus Tiram (sejenis kepiting), dan Keripik Kacang. Hasil penjualannya dapat menjadi tambahan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Sementara itu, Koordinator PKH Kecamatan Sukra, Satrio Sunaryo mengatakan, pada dasarnya yang dilakukan oleh Pendamping PKH bukan hanya memastikan bantuan sosial tersalur tepat sasaran. 

Juga ada tugas lain. Yakni, mengubah perilaku KPM PKH untuk lebih baik dengan cara kegiatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2).

Adapun materi P2K2 sangat lengkap, dari modul pendidikan anak, kesehatan, ekonomi, perlindungan anak, kesejahteraan sosial, bahkan sampai permasalahan stunting. 

Guna meningkatkan pemahamannya, materi diberikan secara rutin seperti sebulan sekali tiap sesinya.

"Tujuannya, memberikan informasi, memotivasi, menggali potensi, dan mengembangkannya. Agar KPM PKH dapat berdikari dan hidupnya tidak ketergantungan dengan bantuan dari pemerintah saja," tandas dia. (tar)

Sumber: