PPB IAIN Cirebon Perkuat Kompetensi Dosen Bahasa Arab

PPB IAIN Cirebon Perkuat Kompetensi Dosen Bahasa Arab

RAKYATCIREBON.ID - Pusat Pengembangan Bahasa (PPB) IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan Workshop Peningkatan Kemampuan Berbahasa Arab dan Metodologi Pengajarannya selama dua hari, Sabtu - Minggu (18-19/1). Workshop ini bertujuan agar pembelejaran bahasa Arab dalam Program Intersif Bahasa dapat dijalankan lebih efetif dari segi waktu dan optimal dari segi hasil.

Berlokasi di Grand Triyas Hotel, workshop ini melibatkan peserta seluruh dosen bahasa Arab di lingkungan IAIN Cirebon.  Bahasa Arab memang menjadi salah satu kompetensi yang diajarkan bagi mahasiswa. Pada Program Intensif Bahasa, mahasiswa diwajibkan mengikuti pembelajaran bahasa Arab selama satu tahun. Disusul bahasa Inggris di tahun berikutnya.

Secara reguler, Program Intensif  Bahasa digelar di akhir pekan, Sabtu dan Minggu di semester pertama dan kedua untuk bahasa Arab serta Jumat dan Sabtu di semester ketiga dan keempat untuk bahasa Inggris. Oleh karena itu, program ini diharapkan menjadi ikon IAIN Cirebon dalam hal pengembangan bahasa asing.

Kepala PPB IAIN Cirebon, Khasan Aedi SS MSi, pada era 4.0, penguasaan bahasa asing khususnya Arab dan Inggris sudah jadi kebutuhan. Apalagi, sebagai kampus bernafaskan Islam, IAIN Cirebon sangat berkepentingan mencetak lulusan pandai berbahasa Arab yang menjadi bahasa Al-Quran sekaligus kompetensi dalam menyebarkan nilai keislaman. Sementara bahasa Inggris berguna untuk mendorong lulusan IAIN Cirebon berkiprah di kancah global.

Oleh karena itu, lanjut Khasan, pembelajaran bahasa Arab dan Inggris bagi mahasiswa tak bisa ditawar lagi. Dosen pengajarnya pun harus mumpuni. “Ini untuk meningkatkan keterampilan mengajar dosen-dosen bahasa Arab dalam Program Intensif Bahasa Arab,” ungkapnya kepada Rakyat Cirebon, kemarin.

Khasan melanjutkan, materi yang disampaikan dalam workshop mencakup tata bahasa yang meliputi mufrodat, tarakib dan aswat. “Juga keterampilan yang meliputi keterampilan istima\', kalam, qiro\'ah dan  kitabah,” ucapnya.

Dia  berharap, materi yang telah didapatkan dosen - dosen bahasa Arab dalam worksop tersebut bisa diterapkan dan dikembangkan dalam pembelajaran intensif bahasa Arab. (wan)

Sumber: