BLUD Rumah Sakit Sumbang PAD Tertinggi

BLUD Rumah Sakit Sumbang PAD Tertinggi

DPRD Banjarnegara Belajar RPJMD ke Indramayu 

INDRAMAYU - Butuh referensi dalam menyusun Rencana Pembangungan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banjarnegara berkunjung ke Indramayu.
\"dprd
DPRD Banjarnegara kunjungi Indramayu, Foto: Apriyanto/Rakyat Cirebon
Kunjungan DPRD Banjarnegara Jawa Tengah (Jateng) yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD, Bambang Prawoto Sutikno itu, diterima oleh H Fathoni, mantan Panitia Khusus (Pansus) RPJMD Kabupaten Indramayu. 

Dalam kesempatan itu, hadir dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Terdapat beberapa persoalan yang menjadi pembahasan serius dalam forum tersebut, seperti bagaimana cara menghitung dalam menentukan target, serta sejauh mana penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar di Indramayu. Terlebih kini Indramayu tengah menjadi daerah lumbung padi di Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Ketua Tim, Bambang Prawoto menuturkan, kunjungan ke Indramayu dalam rangka mendapatkan referensi mengenai pembuatan RPJMD Kabupaten Indramayu. Pasalnya, kami tengah melakukan penyusunan RPJMD, oleh karena itu berharap akan mendapatkan hasil yang bisa menjadi acuan bagi daerahnya.

\"RPJMD Kabupaten Banjarnegara tengah disusun oleh Banggar DPRD Banjarnegara,\" terangnya. Hal senada dikatakan oleh Anggota DPRD Banjarnegara lainya Edi, pihaknya menanyakan sektor apa saja yang memberikan sumbangsih besar bagi PAD Kabupaten Indramayu.

Sementara itu, Kabib Perencanaan Bappeda, Woni Dwinanto, dalam kesempatan itu menyampaikan, dari beberapa sektor penyumbang PAD, seperti Pajak sekitar Rp70-75 Milyar, retribusi sejumlah Rp20 Milyar, namun Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) memberikan sumbangan terbesar.
\"Rp150 Milyar dari BLUD yaitu rumah sakit,\" ucapnya.

Ditambahkan, dalam penyusunan RPJMD Kabupaten Indramayu, dibahas oleh DPRD dengan target yang bersifat makro, seperti kesehatan. Baru kemudian dikonsultasikan dengan eksekutif dan selanjutnya dilaksanakanya Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang). \"Dalam pembahasan RPJMD juga disematkan mengenai target PAD,\" imbuhnya. 

Anggota DPRD Indramayu, Ahmad Fathoni menegaskan, pembahasan RPJMD dilakukan oleh Pansus, bukan Badan Anggaran (Banggar) seperti yang berlaku di Kabupaten Banjarnegara. Namun, pihaknya tetap mengucapkan banyak terima kasih karna telah memilih kota mangga itu, sebagai referensi dalam penyusunan RPJMD Banjarnegara.  \"Visi misi Kabupaten Indramayu adalah Remaja yang tentu menjadi grand desain dalam penyusunan RPJMD di Kabupaten Indramayu,\" tuturnya. (yan)

Sumber: