Kecam Penggembokan Alun-alun

Kecam Penggembokan Alun-alun

Pemkot Dituding Berlebihan, Jamaah yang Mau Salat ke Attaqwa Bingung 

KEJAKSAN – Kebijakan Pemerintah Kota Cirebon terkait sterialisasi kawasan Alun-alun Kejaksan terus menuai protes. Masyarakat yang hendak menunaikan salat duhur di Masjid Raya Attaqwa, kemarin terpaksa memarkir kendaraannya di Jalan Kartini.
\"alun
Alun-alun Kejaksan. Foto: Fajri/Rakyat Cirebon

Kendaraan para jamaah terpaksa diparkir di badan jalan, lantaran lahan parkir Masjid Raya Attaqwa sudah penuh. Sementara Alun-alun Kejaksan justru ditutup. Pintu akses masuk alun-alun dikunci gembok yang diduga dilakukan oleh petugas keamanan dari pemkot.

“Saya perhatikan sudah beberapa hari ini kalau siang alun-alun ditutup dan gerbangnya digembok. Ini keterlaluan. Alun-alun kan ruang publik, masyarakat umum yang menggunakannya, kenapa mesti digembok?” ungkap salahsatu warga yang biasa menunaikan salat di Masjid Raya Attaqwa, kemarin.

Menurutnya, kalaupun pemkot hendak melarang parkir kendaraan roda empat di atas pavingblok bagian tengah alun-alun, mestinya bisa ditempatkan di bagian pinggir alun-alun.

“Itu kan masih bisa di tanah kosong antara jogging track dengan pagar alun-alun. Kalau dilarang total juga menjadi tidak baik untuk masyarakat. Karena lapangan parkir di sini (Masjid Raya Attaqwa, red) juga sangat terbatas,” katanya.

Ia mengecam tindakan penggembokan pintu masuk alun-alun. Menurutnya, tindakan petugas keamanan yang ditempatkan pemkot sudah keterlaluan. “Saya tidak habis pikir. Ada alun-alun digembok,” katanya.

Senada disampaikan Anggota Komisi B DPRD Kota Cirebon, H Budi Gunawan. Politisi PKPI itu geregetan dengan tindakan penggembokan akses masuk alun-alun. Menurutnya, tindakan pemkot sudah berlebihan.

“Alun-alun digembok itu sudah tindakan yang berlebihan dan ngaco,” kata pria yang familiar disapa BG itu.

Kemarin siang, BG kebetulan tengah berada di Masjid Raya Attaqwa untuk menunaikan ibadah salat duhur. Saat itu, beberapa warga yang hendak masuk ke alun-alun melalui gerbang Masjid Raya Attaqwa harus membelokkan arah kendaraannya untuk parkir di badan jalan.

“Banyak warga yang tidak bisa masuk dan akhirnya parkir di jalan. Ini juga jadi melahirkan persoalan baru. Saya kira pemkot harus cepat mencari winwin solution atas persoalan ini,” katanya. (jri)

Sumber: