9 Pesilat SMPN 1 Mandirancan Borong Medali di Cirebon Mentereng

9 Pesilat SMPN 1 Mandirancan Borong Medali di Cirebon Mentereng

POSE. Para pesilat Merpati Putih SMPN 1 Mandirancan foto bersama jajaran pelatih seusai meraih medali di kejuaraan Cirebon Mentereng Piala Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, di GOR Ranggajati Sumber, Minggu 21 Desember 2025.--

RAKCER.DISWAY, KUNINGAN – Mengirimkan 9 pesilat di kejuaraan pencak silat Cirebon Mentereng Piala Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, ekstra kurikuler pencak silat SMPN 1 Mandirancan berhasil memboyong 9 medali.

 

Satu pesilat atas nama Nugi Dwi Putra di kategori pra remaja putra kelas L meraih medali emas.

 

Sementara Siti Nurhafsah kategori pra remaja putri kelas G meraih medali perak.

BACA JUGA:Curug Putri Kuningan Apakah Benar Tempat Mandi Para Dewi?

 

Sedangkan Meike Angraeni pra remaja putri kelas F, Shakira Salfa Alina pra remaja kelas C, Putri Ajeng Kartini pra remaja putri kelas G, Marisa Dwi Maharani pra remaja putri kelas F, Euis Komalasari pra remaja putri kelas G, Winda septiani pra remaja putri kelas D, serta Adinda Melati pra remaja putri kelas D meraih medali perunggu.

 

Hasil dalam kejuaraan tersebut membuat SMPN 1 Mandirancan yang lebih dikenal dengan sebutan Nesman, terus menunjukkan komitmen dalam mencetak generasi muda yang unggul melalui berbagai program ekstrakurikuler.

 

Salah satu bidang yang menjadi sorotan utama karena dedikasi dan konsistensinya adalah ekstrakurikuler pencak silat.

 

Plt Kepala SMPN 1 Mandirancan, Moh Bunasir MPd mengatakan pencak silat di Nesman bukan sekadar kegiatan olahraga fisik.

 

Program tersebut dirancang khusus sebagai wadah berkelanjutan untuk mengimplementasikan kurikulum Muatan Lokal (Mulok) berbasis kearifan lokal Gunung Ciremai.

BACA JUGA:Gudang Logistik Surya Toserba Sumber Jebol Diterjang Luapan Sungai Cipager

 

“Melalui seni bela diri ini, para siswa diajak untuk tidak hanya mengembangkan bakat atletik tetapi juga membangun fondasi karakter yang kuat serta mengejar prestasi di berbagai tingkatan,” kata Bunasir.

 

Kepala sekolah mengapresiasi prestasi yang diraih siswanya di ajang Cirebon Mentereng, dan mengajak seluruh siswa untuk berani bermimpi setinggi langit dan bekerja keras secara nyata untuk mewujudkannya.

 

“Tidak akan ada pesilat yang kuat tanpa melalui proses latihan yang berat dan konsisten. Di sinilah disiplin menjadi kunci utama. Tanpa kedisiplinan yang mumpuni, kualitas seorang pesilat tidak akan pernah mencapai puncaknya,” tandasnya.

 

Hal senada disampaikan salah seorang guru, Eka Juwanda SPd. Dia berharap para atlet bisa meneruskan prestasi alumni Nesman bahkan bisa lebih baik dari mereka.

 

Dia berharap para atlet bisa mengharumkan nama sendiri, nama keluarga, dan juga nama sekolah.

BACA JUGA:Kabupaten Kuningan Resmi Mulai Pembangunan Fisik Koperasi Merah Putih di Enam Desa

 

Sementara pelatih esktrakurikuler pencak silat dari Merpati Putih, Jaka menuturkan dirinya hanya berharap para atlet bertanding sebaik mungkin, tapi ketika mereka ada yang meraih medali emas itu adalah bonus. Dia berharap teman-temannya  bisa lebih terpacu lagi untuk berlatih.

Sumber: