Mengenal Fitur Emergency SOS via Satelit, Apakah Smartphone Anda Memilikinya?

Mengenal Fitur Emergency SOS via Satelit, Apakah Smartphone Anda Memilikinya?

Mengenal Fitur Emergency SOS via Satelit, Apakah Smartphone Anda Memilikinya?. Foto ilustrasi: Pinterest/ Rakyatcirebon.disway.id--

RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Ada satu ketakutan yang sering muncul saat kita berada di tengah area bencana atau mendaki gunung, melihat tulisan "No Service" di layar HP. Di saat darurat, hilangnya sinyal seluler itu rasanya seperti terputus dari dunia.

Nah, teknologi Emergency SOS via Satelit ini hadir sebagai solusi terakhir. Bukan untuk internetan atau pamer di medsos, tapi murni sebagai jalur komunikasi nyawa saat tower BTS di darat sudah tidak bisa diandalkan lagi.

Fitur ini pelan-pelan mulai muncul di HP keluaran terbaru. Tapi ingat, cara kerjanya beda banget dengan HP biasa. Mari kita bedah apa yang bikin fitur ini spesial dan apakah HP di saku Anda punya "nyawa cadangan" ini.

BACA JUGA:Cara Menjaga Gadget Tetap Menyala Saat Pemadaman Listrik Total (Blackout)

1. Apa Itu Sebenarnya SOS via Satelit?

Gampangnya begini: HP Anda mencoba "ngobrol" langsung dengan satelit yang terbang ribuan kilometer di atas bumi. Karena jalurnya sempit dan jauh, data yang dikirim sangat kecil. Jadi, jangan harap bisa teleponan. Fungsinya cuma satu: kirim teks singkat yang berisi koordinat lokasi dan kondisi medis Anda. Intinya, ini adalah pesan botol digital yang dilempar ke angkasa agar tim penyelamat bisa menemukan Anda.

2. Cara Pakainya Butuh "Usaha"

Jangan bayangkan pengirimannya semudah kirim chat WhatsApp sambil rebahan. Karena antena satelit itu jauh, Anda harus berdiri di tempat terbuka. Jangan di bawah pohon rimbun apalagi di dalam gedung.

HP Anda biasanya akan memandu lewat layar, "Geser ke kiri" atau "Arahkan ke atas" supaya pas membidik posisi satelit. Begitu terkoneksi, baru pesan bisa terkirim. Kadang butuh waktu beberapa menit hanya untuk satu pesan singkat. Kesabaran adalah kunci di sini.

BACA JUGA:Panduan Memilih Panel Surya Portabel untuk Survival Kit

3. Cek HP Anda, Sudah Ada Belum?

Sejujurnya, saat ini fitur satelit masih jadi barang eksklusif di HP mahal. Apple yang memulainya lewat iPhone 14 sampai seri terbaru. Di kubu Android, Google Pixel dan beberapa seri flagship Samsung mulai menyusul. Tapi tenang saja, teknologi ini pasti akan turun ke HP kelas menengah dalam waktu dekat. Yang perlu diingat, meskipun HP-nya mendukung secara hardware, fiturnya harus diaktifkan lewat sistem operasi.

4. Tidak Selamanya Gratis

Penting untuk tahu kalau layanan ini punya biaya operasional yang mahal. Biasanya, pabrikan HP kasih gratis buat dua tahun pertama. Setelah itu? Kemungkinan besar akan ada biaya langganan. Jadi, fitur ini lebih mirip seperti asuransi; kita bayar bukan karena ingin memakai, tapi supaya tenang kalau suatu saat terjadi kondisi hidup dan mati di tengah hutan atau area bencana.

5. Masalah Izin di Indonesia

Ini poin paling krusial. Meskipun HP Anda sanggup, fitur ini belum tentu aktif secara otomatis di Indonesia. Urusannya panjang, mulai dari izin frekuensi sampai koordinasi dengan tim SAR lokal. Jadi, jangan langsung merasa aman 100%. Pantau terus update software resmi dari merek HP Anda. Kalau pilihannya sudah muncul di menu "Emergency", berarti fitur itu sudah bisa dipakai di tanah air.

Teknologi satelit di HP adalah bukti kalau alat komunikasi kita sudah bertransformasi jadi alat survival yang serius. Kita semua pasti berharap tidak akan pernah benar-benar memencet tombol SOS satelit itu.

Tapi, punya HP yang bisa "manggil bantuan dari langit" jelas memberikan ketenangan ekstra saat cuaca sedang tidak menentu seperti sekarang. Jadi, coba cek menu pengaturan darurat di HP Anda. Siapa tahu, fitur penyelamat ini sebenarnya sudah ada tapi Anda belum menyadarinya.(*)

Sumber: