5 Sanksi AFC PSSI vs FIFA: Perbedaan Aturan yang Harus Diketahui Pecinta Bola
Sanksi AFC PSSI. Foto: ISTIMEWA/Rakcer.disway.id--
RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Dunia sepak bola Indonesia nggak jarang diguncang kabar soal denda atau hukuman dari badan sepak bola internasional.
Tapi, banyak yang belum sadar kalau sanksi buat PSSI itu bisa datang dari dua arah AFC (Asian Football Confederation) atau FIFA (Federation Internationale de Football Association).
Meski dua-duanya punya hubungan hierarkis, mereka beda banget soal jenis pelanggaran yang ditangani dan seberapa besar wewenang mereka ngasih sanksi. Paham soal perbedaan ini penting banget, biar kita sebagai suporter nggak gampang termakan isu yang simpang siur.
Dengan ngerti perbedaan antara sanksi dari AFC dan FIFA, kita jadi bisa lihat masalah yang dihadapi sepak bola nasional dari sudut pandang yang lebih luas. AFC biasanya ngurusin soal disiplin di lapangan dan kompetisi level Asia, sedangkan FIFA ngontrol integritas federasi di tingkat dunia.
BACA JUGA:Sanksi AFC PSSI Karena Pertandingan Timnas Indonesia vs Timnas Mali U23, Kena Puluhan Juta?
Berikut Perbedaannya
Lingkup Kompetisi yang Terdampak
Perbedaan utamanya ada di lingkup pertandingan. Sanksi AFC biasanya soal pelanggaran di level Asia, seperti Piala Asia, Liga Champions Elite (ACLE), atau babak kualifikasi antarnegara Asia.
Tapi kalau FIFA yang turun tangan, sanksinya jauh lebih besar. Begitu FIFA menjatuhkan sanksi “Banned” atau pembekuan, Indonesia otomatis tidak bisa ikut kompetisi apa pun yang ada di bawah FIFA, termasuk Piala Dunia.
Pelanggaran Teknis vs Pelanggaran Konstitusi
AFC biasanya ngasih sanksi soal hal-hal teknis dan operasional di lapangan. Misalnya, denda karena pemain sering kena kartu merah, kick-off yang telat, atau masalah atribut sponsor di stadion.
Sementara itu, FIFA lebih perhatian ke pelanggaran administratif dan aturan organisasi. Sanksi dari FIFA yang paling bikin was-was biasanya datang kalau pemerintah ikut campur urusan federasi (PSSI) atau kalau federasi gagal menjalankan statuta FIFA.
Jenis Hukuman: Denda vs Pembekuan Status
Kalau melihat sejarah PSSI, kebanyakan sanksi dari AFC cuma berupa denda uang. Contohnya, kalau ada suporter yang nyalain flare atau bikin keributan di lorong pemain, AFC biasanya kasih denda ribuan Dollar.
Tapi FIFA beda cerita. Mereka punya “senjata” yang jauh lebih serius: pencabutan status keanggotaan. Begitu PSSI kena sanksi berat dari FIFA, sepak bola profesional Indonesia bisa langsung lumpuh. Tanpa pengakuan internasional, semua aktivitas berhenti, dan bantuan dana dari FIFA Forward juga otomatis terputus.
Wewenang Kedisiplinan Pemain dan Ofisial
Kalau ada pemain Timnas Indonesia yang berbuat ulah di Piala Asia, Komite Disiplin AFC yang bakal kasih hukuman tambahan, seperti larangan main. FIFA sendiri biasanya nggak ikut campur kecuali pelanggarannya terjadi di turnamen resmi FIFA, misal Piala Dunia, atau kalau pelanggarannya parah banget sampai harus dihukum secara global, di semua liga di dunia.
Dampak pada Ranking World FIFA
Sanksi dari AFC yang bikin tim kalah WO memang memengaruhi poin ranking, tapi efeknya cuma berlaku di kompetisi itu saja. Tapi beda cerita kalau FIFA menjatuhkan sanksi administratif, misalnya pembekuan. Indonesia bisa langsung jatuh drastis di Ranking FIFA karena kehilangan kesempatan main di FIFA Matchday selama bertahun-tahun. Situasi kayak gini pernah kejadian juga di tahun 2015.
Sumber: