35 Ribu Warga Kota Cirebon Terima Bantuan Pangan

35 Ribu Warga Kota Cirebon Terima Bantuan Pangan

BANTUAN. Wakil Walikota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, Pimpinan Cabang Bulog Cirebon, Imam Mahdi dan beberapa instansi terkait memberikan bantuan kepada para penerima manfaat di Kelurahan Larangan.-INDAH TRI SUTONO-RAKYAT CIREBON

RAKYATCIREBON.DISWAY.ID, CIREBON - Pemerintah Kota Cirebon bersama Perum Bulog menyalurkan bantuan pangan berupa paket sembako kepada sekitar 35.000 penerima manfaat di seluruh wilayah kota.

Setiap penerima memperoleh 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi dua periode, yakni Februari dan Maret 2026.

Peluncuran program ini dipusatkan di Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, dan dilaksanakan secara serentak di 22 kelurahan.

Para penerima manfaat berkumpul di masing-masing kelurahan untuk menerima bantuan secara langsung.

Wakil Walikota Cirebon, Siti Farida Rosmawati yang hadir langsung di Kelurahan Larangan menyampaikan, apresiasi atas kolaborasi antara pemerintah daerah, Perum Bulog, dan Dinas Sosial Kota Cirebon dalam menyukseskan program ini.

BACA JUGA:Perbaikan Jalan Jadi PR setelah Lebaran

BACA JUGA:Trafik Data Naik Lebih Dari 20% jadi Bukti Keandalan Jaringan Indosat Layani Jutaan Pemudik

“Alhamdulillah hari ini kita bisa melaksanakan launching penyaluran bantuan pangan di 22 kelurahan secara serentak. Ini merupakan bentuk kolaborasi yang baik untuk membantu masyarakat sekaligus menekan inflasi di Kota Cirebon,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bantuan ini menyasar masyarakat pada desil 1 hingga desil 4, yakni kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah hingga menengah. "Warga Kota Cirebon yang mendapatkan bantuan ini berada di desil 1 hingga desil 4," jelasnya.

Program ini diharapkan Rida sapaan akrabnya, tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam menekan angka kemiskinan.

“Insya Allah bantuan ini bisa membantu mengurangi beban masyarakat dan menjadi salah satu upaya pengendalian inflasi serta penanggulangan kemiskinan,” tambahnya.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Perum Bulog Cirebon, Imam Mahdi mengungkapkan, program bantuan pangan ini direncanakan berlangsung dalam beberapa tahap sepanjang tahun 2026.

“Untuk tahun ini direncanakan ada enam kali penyaluran. Saat ini baru terealisasi untuk Februari dan Maret. Setiap alokasi, penerima mendapatkan 10 kilogram beras dan 2 liter minyak, sehingga total untuk dua bulan ini adalah 20 kilogram beras dan 4 liter minyak,” ungkapnya.

BACA JUGA:Tiga Raperda Disahkan Dewan Pasca Lebaran

BACA JUGA:Pemkot Sampaikan LKPj 2025, Edo-Farida Klaim Sejumlah Capaian

Ia menambahkan, penyaluran berikutnya masih menunggu penugasan lebih lanjut dari pemerintah pusat, dengan kemungkinan dilaksanakan dalam beberapa bulan ke depan.

"Bisa jadi ke depannya April, Mei, Juni, tapi bisa juga di jeda. Tunggu penugasan dari pemerintah pusat untuk penyaluran berikutnya," tambahnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kota Cirebon, Elmi Masruroh memastikan kualitas bantuan pangan yang disalurkan telah melalui proses pemeriksaan ketat.

“Beras yang disalurkan telah kami cek dari sisi keamanan pangan, mutu, kualitas, hingga kuantitasnya. Semua sudah sesuai standar dan layak untuk dikonsumsi masyarakat,” tegasnya.

Di tempat yang sama, salah satu penerima manfaat, Esti menyampaikan rasa terimakasih kepada pemerintah kota Cirebon dan Bulog karena telah menyalurkan beras dan minyak untuk kehidupan sehari-hari di rumah tangganya.

"Alhamdulillah terimakasih buat bu wakil walikota Cirebon yang tadi hadir dan Bulog yang udah nyalurin bantuan yang pasti berguna untuk kehidupan saya,"ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, 20 kilo beras dan 4 minyaknya diprediksi akan habis dalam waktu 2 bulan. "Kayaknya sih 2 bulan ya karena di rumah ada 4 orang cuma kalau ada anak satu pulang ya bisa sampai 7 orang di rumah karena ada mantu dan cucu,"pungkasnya. (its/wan)

Sumber: