Pasca Libur Lebaran Idul Fitri 2026, Ketua TP PKK Kota Cirebon Gaspol Bikin Program yang Nyentuh Masyarakat

Pasca Libur Lebaran Idul Fitri 2026, Ketua TP PKK Kota Cirebon Gaspol Bikin Program yang Nyentuh Masyarakat

Silaturahmi di kalangan ibu-ibu kader PKK, Posyandu, dan Pokja PAUD pasca perayaan Idulfitri di Rumah Dinas Walikota Cirebon.-ISTIMEWA/RAKYATCIREBON.DISWAY.ID-

CIREBON, RAKYATCIREBON.DISWAY.ID — Silaturahmi di kalangan ibu-ibu kader PKK, Posyandu, dan Pokja PAUD terus terjaga pasca libur lebaran Idulfitri. 

Momentum tersebut dimanfaatkan dengan menggelar kegiatan halal bihalal sebagai upaya mempererat hubungan sekaligus meningkatkan sinergi antarorganisasi.

Ketua TP PKK Kota Cirebon, Noviyanti Edo menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan halal bihalal di Rumah Dinas Walikota Cirebon, Jumat (27/3) dan ia juga mengungkapkan alasan sengaja dilaksanakan lebih awal agar ke depan organisasi bisa fokus menjalankan program kerja.

“Alhamdulillah hari ini kita sudah bisa melaksanakan halal bihalal di awal, karena ke depan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan,” ujarnya.

Menurutnya, tingkat kehadiran anggota cukup tinggi dan menunjukkan antusiasme kader dalam menjaga kebersamaan.

“Alhamdulillah halal bihalal ini dihadiri hampir 80 persen anggota TP PKK, Posyandu, serta Pokja PAUD,” katanya.

Noviyanti menegaskan, kegiatan yang diselenggarakan di Rumah Dinas Walikota Cirebon ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi harus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi.

“Saya mengharapkan dengan adanya halal bihalal ini tidak hanya seremonial memaafkan saja, tetapi kita harus saling bekerja sama untuk meningkatkan organisasi-organisasi yang ada di Kota Cirebon,” tegasnya.

Ia juga menyoroti program baru Posyandu berupa 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang perlu segera disosialisasikan secara menyeluruh.

“Program 6 SPM ini harus betul-betul dipahami oleh tim Posyandu, baik di tingkat kota, kecamatan, maupun kelurahan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, peran Posyandu kini semakin luas.

“Kalau dulu Posyandu hanya tentang kesehatan saja, sekarang mencakup perumahan, keamanan, pendidikan, dan sosial. Itu yang harus dipahami oleh seluruh pengurus,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Noviyanti juga mengajak seluruh kader untuk menjaga nama baik organisasi dan terus berinovasi meski dengan keterbatasan anggaran.

“Saya ingin kebersamaan ini tetap melekat, kita harus terus berinovasi walaupun dengan anggaran yang sangat minim,” pungkasnya.

Sumber:

Berita Terkait