Lautan Manusia Padati Open House Gus Miftah di Pesantren Ora Aji
DISERBU WARGA. Ribuan warga menghadiri open house yang digelar Gus Miftah di Pesantren Ora Aji, Yogyakarta. FOTO : IST/RAKYAT CIREBON--
RAKYATCIREBON.DISWAY.ID – Ribuan warga memadati Pondok Pesantren Ora Aji, Kalasan, Yogyakarta, dalam kegiatan open house yang digelar ulama kondang Miftah Maulana Habiburrahman pada 25–26 Maret 2026.
Tradisi tahunan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus berbagi kebahagiaan di momen Idulfitri.
BACA JUGA:Arus Balik Lebaran Idul Fitri 1447 H Mulai Meningkat, Daop 3 Cirebon Kebanjiran 13000 Penumpang
Antusias masyarakat terlihat sejak hari pertama. Sekitar 5.000 orang datang bersilaturahmi. Jumlah itu meningkat pada hari kedua hingga mencapai sekitar 7.500 orang.
Warga yang hadir tidak hanya bersalaman dengan Gus Miftah. Panitia juga menyiapkan berbagai hidangan untuk dinikmati bersama. Selain itu, sebagian pengunjung menerima “uang kasih sayang” atau angpau yang dibagikan langsung oleh Gus Miftah.
BACA JUGA:Arus Balik Lebaran di Cirebon Lancar, Pemudik Pilih Kembali Lebih Awal
Open house terang Gus Miftah sudah menjadi tradisi. Rutin digelar setiap tahun, sebagai media silaturahmi.
“Sekaligus cara kami berbagi dengan masyarakat. Alhamdulillah, meski jumlah tamu cukup banyak, panitia masih bisa melayani dengan baik,” ujarnya.
BACA JUGA:Hasil Madura United vs Arema FC 2-2 Imbang, Kemenangan Beruntun Arema FC Hangus
Bagi warga sekitar, kegiatan ini selalu dinanti. Selain menjadi momen bertemu langsung dengan Gus Miftah, acara tersebut juga menghadirkan suasana kebersamaan yang hangat.
Sunaryo (56), warga setempat, mengaku hampir setiap tahun datang ke open house tersebut.
“Beliau orangnya sederhana dan ramah. Jadi kami merasa seperti bertamu ke rumah sendiri,” katanya.
BACA JUGA:Update Harga Emas Antam Hari Ini 27 Maret 2026: Logam Mulia 0,5 Gram Hanya Rp760 Ribuan!
Hal senada disampaikan Ngatini (52). Menurutnya, perhatian Gus Miftah kepada warga sekitar membuat acara tersebut terasa istimewa.
“Bukan hanya soal makanan atau uang yang diberikan, tapi perhatian beliau kepada warga. Suasananya selalu ramai dan penuh kebersamaan,” ujarnya.
Open house di Pesantren Ora Aji pun menjadi salah satu tradisi Idulfitri yang selalu menarik perhatian masyarakat. Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara pesantren dan warga sekitar. (rls)
Sumber: