Apa Itu Pink Moon? Mengenal Makna dan Asal-usul Fenomena Langit April
Apa Itu Pink Moon? Foto: Pinterest/Rakyatcirebon.disway.id--
RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Pernahkah Anda menatap langit malam di bulan April dan mendengar istilah "Pink Moon" atau bulan Merah Jambu? Istilah ini sering kali memicu imajinasi tentang bola raksasa berwarna merah muda yang menggantung cantik di angkasa.
Namun, bagi para pengamat bintang dan pecinta astronomi, ada fakta unik yang jauh lebih menarik daripada sekadar warnanya.
Memasuki akhir Maret 2026 ini, perbincangan mengenai fenomena langit ini kembali menghangat. Banyak yang bertanya-tanya, apakah bulan benar-benar akan berubah warna? Mengapa dinamakan demikian?
Mari kita bedah lebih dalam mengenai makna, asal-usul, hingga jadwal kemunculannya agar Anda tidak melewatkan momen syahdu ini.
BACA JUGA:Daftar Fenomena Langit April 2026: Jangan Lewatkan Hujan Meteor Lyrid!
Fakta di Balik Nama: Apakah Warnanya Benar-Benar Pink?
Hal pertama yang perlu diklarifikasi adalah penampakannya. Sayangnya, bagi Anda yang mengharapkan bulan berwarna bubblegum pink, realitanya sedikit berbeda.
Secara visual, Pink Moon tetap akan terlihat seperti bulan purnama pada umumnya berwarna kuning keemasan saat baru terbit dan berubah menjadi putih terang yang menyilaukan saat berada di titik tertinggi langit.
Lantas, dari mana nama "Pink" itu berasal? Nama ini tidak diambil dari rona cahaya bulan, melainkan dari fenomena alam di Bumi.
Tradisi penamaan bulan purnama ini berakar kuat pada budaya penduduk asli Amerika Utara, salah satunya suku Algonquin. Mereka memberikan nama pada setiap bulan purnama sebagai penanda kalender musim.
BACA JUGA:Harga Perak Antam Hari Ini 30 Maret 2026: Turun ke Rp43.550 per Gram!
April adalah waktu di mana bunga liar bernama Phlox subulata atau sering disebut "Moss Pink" mekar secara serentak.
Bunga ini menutupi padang rumput dengan karpet berwarna merah muda yang indah, menandakan bahwa musim dingin yang membeku telah berakhir dan musim semi yang hangat telah tiba. Jadi, Pink Moon adalah penghormatan bagi mekarnya kehidupan di bumi, bukan perubahan warna di langit.
Makna Spiritual dan Budaya di Berbagai Belahan Dunia
Pink Moon bukan sekadar objek foto yang cantik untuk media sosial; fenomena ini memiliki kedudukan penting dalam berbagai kalender keagamaan dan budaya:
- Penentu Tanggal Paskah: Dalam tradisi Kristiani, Pink Moon sering disebut sebagai Paschal Full Moon. Bulan purnama pertama yang terjadi setelah Ekuinoks Musim Semi (20 Maret) digunakan untuk menentukan jatuhnya hari Minggu Paskah.
- Bulan Hanuman Jayanti: Bagi umat Hindu, purnama di bulan April ini bertepatan dengan perayaan kelahiran Dewa Hanuman, yang melambangkan kekuatan dan pengabdian.
- Penanda Bak Poya: Di Sri Lanka, fenomena ini disebut Bak Poya, yang memperingati kunjungan kedua Buddha ke pulau tersebut untuk mendamaikan perselisihan antar pemimpin setempat.
BACA JUGA:Daftar Harga Mobil Listrik Polytron Terbaru (Update Maret 2026)
Jadwal Pink Moon April 2026 di Indonesia
Sumber: