RAKYATCIREBON.ID, CIREBON - Tenaga kerja kesehatan (nakes) yang berstatus pegawai honorer meradang. Menyusul rencana pemerintah menghapus pegawai honorer di seluruh instansi negara. Kabar tersebut kian diperkuat dengan Surat Edaran (SE) MenPAN-RB Nomor B/185/M.SM.02.03/2022.
Ketua Forum Komunikasi Honorer Nakes (FKHN) Jawa Barat, Ade Yonendra mengatakan, rencana penghapusan honorer sudah dia dengar sejak munculnya Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang diundangkan pada 28 November 2018. Menurut Ade, dalam PP tersebut tertuang aturan mulai 28 November 2023, seluruh instansi pemerintah hanya diisi pegawai berstatus PNS dan PPPK saja. Tidak boleh lagi ada pegawai berstatus honorer. Hal itu diakui Ade sebagai upaya pemerintah memberikan pengakuan pada seluruh pegawai yang bekerja di instansi pemerintah. Sayangnya, kebijakan tersebut, dinilai Ade, kurang peka terhadap kondisi di lapangan. "Sebetulnya tujuannya baik, ya. Ingin memberikan pengakuan dan kesejahteraan bagi honorer. Saya setuju honorer dihapus, tapi harus tetap dipekerjakan dan diangkat menjadi PNS atau PPPK. Apakah itu mungkin? Belum jelas aturannya," jelas Ade saat Podcast dengan RakyatCirebon. Apalagi, saat ini jumlah pegawai PNS maupun PPPK di tiap instansi pemerintah masih sangat sedikit. Lebih-lebih di Fasilitas Layanan Kesehatan (Fasyankes). Ade memastikan, jika honorer tak dipekerjakan, layanan kesehatan bakal terganggu. Menurutnya, PP No 49/2018 tentang Manajemen PPPK adalah aturan yang tak memberi solusi bagi nakes. Pasalnya, jika terjadi penghapusan honorer ada dua dampak fatal. Pertama, Fasyankes bakal kekurangan tenaga kerja. Kedua, bakal terjadi lonjakan angka pengangguran besar-besaran. Di sisi lain, solusi dari pemerintah pun belum jelas. Walaupun dibuka formasi PNS dan PPPK bagi nakes. Namun kuota yang disediakan sangat sedikit jika dibanding jumlah keseluruhan nakes honorer. Berdasarkan pendataan FKHN 29 Juni sampai 2 Juli 2022 dari 12 kota/kabupaten di Jawa Barat terdapat 12.038 nakes honorer. Sedangkan formasi PNS dan PPPK untuk nakes hanya 500. Artinya, kuota formasi PNS dan PPPK hanya mengurangi 4,1 persen saja jumlah nakes honorer di Jawa Barat. Ade menuding, aturan penghapusan honorer tak boleh serta-merta dijalankan sebelum ada solusi yang jelas. "Sisanya yang banyak itu mau dikemanakan? Kalau dihapus, Fasyankes bisa collaps. Banyak yang jadi pengangguran," tegas Ade. (wan)Nakes Honorer Meradang, Dihapus Tanpa Solusi
Jumat 08-07-2022,17:00 WIB
Kategori :
Terkait
Sabtu 31-01-2026,12:46 WIB
Aturan Baru THR dan Gaji 13 Tahun 2026: Siapa Saja yang Berhak Menerima?
Jumat 23-01-2026,12:49 WIB
Cek Rekening! Pencairan TPG Guru Honorer dan PPPK Sudah Mulai Merata
Kamis 15-01-2026,03:59 WIB
THR Guru Diperkirakan Cair Maret 2026, Berikut Rinciannya
Kamis 24-07-2025,17:30 WIB
Pertanyakan Status Kepegawaian, Fitrah Minta Honorer Bersabar
Kamis 24-07-2025,07:16 WIB
Ratusan Honorer Datangi Gedung Dewan, Pengangkatan 1.577 Honorer Jadi PR Pemkot
Terpopuler
Jumat 29-05-2026,21:16 WIB
Bikin Fans Menangis, Jerry Yan Kenang Barbie Hsu di Konser F4 Jakarta Tadi Malam
Jumat 29-05-2026,18:30 WIB
Jadwal Rilis One Piece 1184: Jam Tayang dan Tempat Baca Manga Legal Sub Indo
Jumat 29-05-2026,19:00 WIB
Cara Cek Kurs BCA untuk Belanja Online di Situs Luar Negeri
Jumat 29-05-2026,21:11 WIB
Profil Jerry Yan, Pemeran Dao Ming Si 'Meteor Garden' yang Karismanya Tak Pernah Luntur
Jumat 29-05-2026,18:10 WIB
1 Juni 2026 Hari Apa? Lihat Jadwal Libur Nasional dan Potensi Long Weekend!
Terkini
Sabtu 30-05-2026,15:00 WIB
Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Per 1 Juni 2026 di Seluruh Indonesia
Sabtu 30-05-2026,14:54 WIB
Garuda Calling Futsal U17: Persiapan VI Nations U17 Futsal Tournament 2026
Sabtu 30-05-2026,14:45 WIB
Update Harga Daihatsu Ayla Terbaru: Varian Termurah Cuma Rp138 Jutaan!
Sabtu 30-05-2026,14:30 WIB
BYD M6: Rekomendasi MPV Listrik 7-Seater Terbaik untuk Keluarga Modern
Sabtu 30-05-2026,14:10 WIB