RAKYATCIREBON.ID, KUNINGAN- Satwa liar berupa kera ekor panjang meresahkan warga di Kabupaten Kuningan. Pasalnya, kera ekor panjang memasuki permukiman hingga merusak atap rumah warga. Tak hanya merusak, bahkan kera ekor panjang dilaporkan menyerang warga. Termasuk menjarah makanan yang ada di warung-warung milik warga di Desa Ciawigebang, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan.
Kepala UPT Damkar Kuningan, Khadafi Mufti mengatakan, petugas melakukan mitigasi kera ekor panjang usai menerima laporan warga. Hal ini dilakukan akibat keberadaan kera meresahkan warga setempat. “Mitigasi kera ekor panjang ini karena sudah mengganggu dan menyerang masyarakat di Dusun Pahing, Desa Ciawigebang. Berdasarkan hasil pendataan, kita menindaklanjuti laporan kera liar yang berada di sekitaran pemukiman warga,” papar Khadafi dalam keterangan persnya, Senin (15/8). Menurutnya, keberadaan kera itu menyerang warga yang lewat. Bahkan menjarah makanan di warung-warung, serta merusak atap rumah dan tanaman milik warga. Aksi kawanan kera ekor panjang semakin bertambah lantaran mereka berkelompok dan berani menyerang warga. “Setelah dilakukan mitigasi, sudah ada sejak seminggu yang lalu di permukiman penduduk Desa Ciawigebang. Kera liar ini mulai melakukan pencarian makanan, memasuki wilayah sekitarnya dan meresahkan semua warga. Ini terjadi karena bisa saja lahan atau habitat mereka sudah kekurangan makanan sehingga kera-kera tersebut turun ke pemukiman penduduk,” bebernya. Khadafi menjelaskan, kedatangan hewan tersebut dikarenakan terpisah dari kawanan lain. Sehingga mencari makanan di sekitaran pemukiman penduduk. “Setelah dilakukan mitigasi dan mapping, kami sosialisasikan kepada masyarakat agar penanganan kera menggunakan bahan-bahan yang bisa menimbulkan ledakan suara dari bahan campuran karbit dan air. Kami menyarankan untuk membuat bahan peledak yang terbuat dari campuran karbit dan air kepada masyarakat,” ucapnya. Hanya saja, pihaknya tidak berhasil menangkap kera yang sudah merusak atap rumah warga. Sebab melarikan diri ke perkebunan, jika nanti kembali akan ada tindakan selanjutnya dari Damkar Kuningan. “Jika ada yang melihat kera di permukiman warga, jangan diberi makan dan diganggu, biarkan saja. Tapi segera lakukan pengusiran terhadap kera agar segera pergi meninggalkan permukiman warga,” pungkasnya. (fik)Kawanan Kera Rusak Pemukiman Warga Ciawigebang
Selasa 16-08-2022,17:30 WIB
Kategori :
Terkait
Selasa 16-08-2022,17:30 WIB
Kawanan Kera Rusak Pemukiman Warga Ciawigebang
Terpopuler
Rabu 04-11-2026,19:23 WIB
Dorong ASN Kendalikan Cicilan, Kepala BKPSDM Diapresiasi OJK
Rabu 04-11-2026,11:26 WIB
Hasil Pertandingan Manchester United vs As Roma : MU Comeback Skor 3-2
Rabu 04-11-2026,12:25 WIB
Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah : Menjadi MOTM di UCL Bersama Lille
Rabu 04-11-2026,16:41 WIB
Bupati Imron Tantang BUMD Tingkatkan PAD, Tirta Jati Bidik 50 Ribu Pelanggan
Rabu 04-11-2026,18:03 WIB
Longrich Raih Penghargaan Terbaik PMA 2026, Serap 28 Ribu Pekerja
Terkini
Kamis 05-11-2026,10:40 WIB
Bupati Majalengka Turun Tangan, Kontrak Atlet Gantole Sumitra Sutara Bakal Diperpanjang
Rabu 04-11-2026,20:29 WIB
Riyan Deli Ananda Sumbang Emas Perdana untuk Kabupaten Cirebon di Porprov XV Jabar 2026
Rabu 04-11-2026,19:23 WIB
Dorong ASN Kendalikan Cicilan, Kepala BKPSDM Diapresiasi OJK
Rabu 04-11-2026,19:13 WIB
Dishub Tanamkan Tertib Lalu Lintas Sejak Usia Dini
Rabu 04-11-2026,18:03 WIB