Syarat Sah Puasa dan Syarat Wajib Puasa: Apa Saja Perbedaannya?

Jumat 27-02-2026,22:16 WIB
Reporter : Erika Larasati
Editor : Erika Larasati

BACA JUGA:5 Syarat Sah Puasa Ramadhan yang Wajib Dipenuhi Agar Ibadah Diterima

2. Baligh

Ini adalah titik balik kedewasaan. Anak kecil yang belum mengalami masa pubertas yaitu mimpi basah bagi laki-laki atau haid bagi perempuan, belum wajib berpuasa, meski melatih mereka sejak dini adalah tindakan yang sangat mulia.

3. Berakal Sehat

Islam sangat memuliakan akal. Orang yang mengalami gangguan jiwa atau hilang ingatan dibebaskan dari kewajiban ini karena mereka tidak memiliki kesadaran penuh untuk memikul tanggung jawab ibadah.

4. Mampu (Kuat Berpuasa)

Orang yang sudah sangat renta (lansia) atau mereka yang sedang menderita sakit parah, diperbolehkan tidak berpuasa dan bisa menggantinya dengan fidyah.

Mengenal Syarat Sah Puasa

Setelah seseorang dinyatakan wajib berpuasa, ia harus memperhatikan syarat sah.

Syarat sah adalah hal-hal yang harus terpenuhi saat ibadah sedang dilakukan. Jika salah satu hilang, maka puasanya gugur dan harus diulang di lain waktu (qadha).

1. Islam saat Beribadah

Tentu saja, keimanan harus tetap terjaga selama proses puasa berlangsung.

2. Mumayyiz

Ini adalah kemampuan untuk membedakan mana yang benar dan yang salah, atau yang bersih dan yang kotor.

Umumnya, anak-anak mencapai tahap ini sebelum baligh. Meskipun belum wajib, puasa mereka sudah dianggap sah secara agama.

3. Suci dari Haid dan Nifas

Syarat ini mutlak bagi wanita. Meski hanya tersisa beberapa menit sebelum Magrib, jika darah haid keluar, maka puasa hari itu dinyatakan tidak sah.

Kategori :