Pemkab-Bulog Gelar OPADI Paket Sembako Rp40 Ribu

Sabtu 14-03-2026,10:14 WIB
Reporter : Tardiarto Azza
Editor : Suwandi

INDRAMAYU - Operasi Pasar Bersubsidi (OPADI) digelar Pemkab Indramayu bersama Perum Bulog Cabang Indramayu, Jumat (13/3/2026). Kolaborasi pemenuhan bahan pokok harga murah ini berlangsung di halaman Gedung Landraad Indramayu.

Program ini dilaksanakan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Setiap paket sembako dapat ditebus hanya dengan harga Rp40 ribu, lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

Paket sembako yang disediakan dalam program OPADI berisi sejumlah kebutuhan pokok. Di dalamnya berisi beras premium 3 kilogram, minyak goreng premium 1 liter, gula pasir Rosebrand 1 kilogram, dan tepung terigu Tulip 1 kilogram.

Program OPADI merupakan inisiatif pemerintah, khususnya Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). Program ini sebagai langkah intervensi pasar guna menekan lonjakan harga kebutuhan pokok.

Melalui program ini, pemerintah menyediakan paket bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula putih, dan tepung terigu dengan harga yang telah disubsidi. Besaran subsidi yang diberikan cukup tinggi, bahkan selisih harga dengan pasar bisa mencapai sekitar 34 persen hingga lebih dari 50 persen.

"Ini merupakan cara pemerintah untuk mengendalikan inflasi, menjaga stabilitas harga bahan pokok, serta membantu daya beli masyarakat, khususnya dalam menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah," jelas Bupati Indramayu, Lucky Hakim, usai menyerahkan simbolis paket sembako bersubsidi kepada masyarakat.

Waka Bulog Cabang Indramayu, Rendy Saktiko, mengatakan bahwa total paket yang disediakan dalam kegiatan ini mencapai 5.286 paket. Jumlah ini didistribusikan ke beberapa kecamatan di Kabupaten Indramayu.

Kecamatan sasaran distribusinya meliputi Indramayu sebanyak 1.626 paket, Jatibarang 900 paket, Karangampel 660 paket, Terisi 540 paket, Kandanghaur 780 paket, dan Anjatan 780 paket.

Program ini diprioritaskan bagi masyarakat dengan tingkat ekonomi rendah, meskipun masyarakat umum juga dapat memanfaatkannya," kata dia.

Diterangkan, mekanisme pembelian dilakukan menggunakan kupon yang sebelumnya telah dibagikan kepada masyarakat. Penukaran paket dilakukan langsung di lokasi kegiatan dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai syarat pengambilan.

"Melalui OPADI, pemerintah berharap stabilitas harga pangan dapat tetap terjaga serta kebutuhan pokok masyarakat tetap terjangkau, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan," pungkasnya. (tar)

Tags :
Kategori :

Terkait