DPRD Soroti Kinerja BUMD, Minta Bagian Perekonomian Perkuat Evaluasi

DPRD Soroti Kinerja BUMD, Minta Bagian Perekonomian Perkuat Evaluasi

RAPAT. Komisi II menyoroti kinerja BUMD saat menggelar rapat bersama Bagian Perekonomian Setda, kemarin. FOTO : ZEZEN ZAENUDIN ALI/RAKYAT CIREBON--

RAKYATCIREBON.DISWAY.ID – Kontribusi BUMD terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dinilai perlu terus dioptimalkan. Hal itu, disampaikan Komisi II DPRD Kabupaten Cirebon, saat menggelar rapat pembahasan LKPJ Bupati Cirebon bersama Bagian Perekonomian Setda, kemarin.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Cirebon, R Cakra Suseno SH mengatakan, Bagian Perekonomian memiliki fungsi strategis dalam mengoordinasikan kebijakan daerah di sektor ekonomi. Termasuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap BUMD.

“Peran Bagian Perekonomian sangat penting, terutama dalam memastikan BUMD mampu memberikan kontribusi nyata bagi pendapatan daerah,” kata Cakra.

Menurutnya, pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja BUMD harus dilakukan secara berkelanjutan agar perusahaan daerah tersebut tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga mampu menghasilkan manfaat ekonomi bagi daerah.

Selain itu, Bagian Perekonomian juga memiliki tugas dalam pembinaan ekonomi mikro dan kecil, pengelolaan sumber daya alam (SDA), hingga pengendalian inflasi daerah.

BACA JUGA:Kualitas ASN Disorot Dewan, Lebih 50 Persen APBD Digelontorkan untuk Belanja Pegawai

Di tengah potensi gejolak ekonomi global, termasuk isu inflasi energi yang dapat berdampak pada kenaikan harga barang dan jasa. Pemerintah daerah diminta menyiapkan langkah antisipatif, agar dampaknya tidak terlalu dirasakan masyarakat.

Senada dengan itu, Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Cirebon, Aan Setyawan SSi menegaskan pentingnya penyusunan kebijakan teknis di sektor ekonomi yang terintegrasi dengan berbagai perangkat daerah.

Menurutnya, kebijakan yang berkaitan dengan BUMD, BLUD, perbankan, investasi hingga sektor produksi seperti pertanian, perdagangan, dan pariwisata, harus disusun secara terarah agar mampu memperkuat ketahanan ekonomi daerah.

“Koordinasi dan sinkronisasi program antar perangkat daerah sangat penting agar kebijakan ekonomi daerah berjalan efektif dan selaras dengan arah pembangunan yang ditetapkan kepala daerah,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Cirebon, Dadang Priyono menyampaikan apresiasi atas evaluasi dan masukan yang diberikan DPRD.

Ia mengatakan, berbagai catatan yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja Bagian Perekonomian, termasuk dalam memperkuat pengawasan dan pembinaan terhadap BUMD.

“Evaluasi dari DPRD menjadi masukan penting bagi kami untuk meningkatkan kinerja, sehingga ke depan kebijakan yang disusun dapat lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Dadang menambahkan, seluruh masukan tersebut akan diinventarisasi sebagai referensi dalam penyusunan program kerja Bagian Perekonomian pada tahun 2026 dan tahun-tahun mendatang. (zen)

Sumber: