Anomali Kampanye Efisiensi, Jam Kerja, DPPKBP3A Malah Gelar Dangdutan
ANOMALI. Ditengah kebijakan efisiensi anggaran, DPPKBP3A menggelar acara organ tunggal dibalut dengan agenda halal bihalal. FOTO : ZEZEN ZAENUDIN ALI/RAKYAT CIREBON--
RAKYATCIREBON.DISWAY.ID — Di tengah gencarnya penerapan kebijakan efisiensi anggaran, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) justru menggelar acara halal bi halal berbalut hiburan musik dangdut organ tunggal, Senin 30 Maret 2026.
Acaranya dimulai sejak pukul 08.00 WIB, hari pertama masuk kerja pasca libur Idulfitri itu berlangsung meriah dengan iringan musik dangdut.
BACA JUGA:DPPKBP3A Nunggu Hasil Asesmen Terkait Korban Pelecehan Oknum Guru
Ironisnya, kegiatan tersebut digelar saat sejumlah agenda pemerintahan tengah berlangsung, termasuk rapat paripurna DPRD Kabupaten Cirebon yang berada tepat di gedung seberang kantor dinas.
Suara musik dari organ tunggal tersebut bahkan terdengar hingga ke area DPRD. Mengganggu jalannya rapat paripurna. Tak hanya itu, kegiatan tersebut juga memunculkan kekhawatiran terganggunya pelayanan publik.
Pasalnya, hampir seluruh pegawai DPPKBP3A terlihat berkumpul di lokasi acara. Sementara pelayanan kantor, termasuk yang berkaitan dengan jaringan 40 UPT di tingkat kecamatan, diduga ikut terdampak.
Kepala BKPSDM Kabupaten Cirebon, Ade Nugroho Yuliarno SSTP, mengaku tidak mengetahui adanya kegiatan tersebut. Ia bahkan langsung menegur Kepala DPPKBP3A setelah mendapat laporan.
“Sudah saya perintahkan untuk dihentikan. Kalau saja pak Sekda ada di tempat, mungkin beliau langsung datang menghentikan acara musik dangdut itu,” ujar Ade.
Instruksi tersebut akhirnya direspons. Sekitar pukul 10.45 WIB, musik dangdut yang sebelumnya direncanakan berlangsung hingga sore hari akhirnya dihentikan. Sebagian pegawai memilih meninggalkan lokasi, sementara sebagian lainnya masih bertahan di area kantor.
Sementara itu, Kepala DPPKBP3A Kabupaten Cirebon, Indra Fitriani, membela kegiatan tersebut. Ia menyebut acara halal bi halal itu tidak menggunakan anggaran dinas.
BACA JUGA:Pelayanan Puskesmas Dukupuntang Disorot Dewan, Dinilai Perlu Pembenahan
“Acaranya juga tidak sampai sore. Kebetulan banyak pegawai sudah berkumpul di lapangan saat apel pagi, jadi sekalian digelar halal bi halal dengan musik,” ujarnya.
Meski demikian, Indra mengakui pihaknya kurang mempertimbangkan dampak kegiatan tersebut terhadap lingkungan sekitar kantor. “Kami akui itu kesalahan kami karena ternyata mengganggu kantor sekitar,” katanya. (zen)
Sumber: