Netty Prasetiyani Terima Kunjungan Unwir Indramayu di Senayan

Netty Prasetiyani Terima Kunjungan Unwir Indramayu di Senayan

Anggota DPR RI Fraksi PKS, Netty Prasetiyani saat menerima kunjungan para dosen dan mahasiswa Unwir di Senayan. FOTO: IST/ RAKYAT CIREBON--

CIREBON - Anggota DPR RI Fraksi PKS, Netty Prasetiyani bersama Kepala Bagian Humas DPR RI menerima kunjungan dosen dan mahasiswa dari Universitas Wiralodra (Unwir) Indramayu di Ruang Komisi II DPR RI, Rabu (28/01).

Kunjungan civitas akademika Unwir ke senayan tersebut menjadi bagian dari agenda edukasi politik dan pengenalan lembaga perwakilan rakyat kepada kalangan akademisi.

Saat menyambut para dosen dan mahasiswa, Netty menyampaikan bahwa gedung DPR RI, yang dikenal dengan gedung senayan, pada intinya adalah 'rumah besar demokrasi' yang harus dikenal dan dipahami oleh generasi muda.

BACA JUGA:KAI Daop 3 Cirebon Tutup 16 Perlintasan Sebidang Ilegal Sepanjang 2025

Netty juga menyampaikan bahwa kualitas demokrasi tidak hanya diukur dari hasil Pemilu, tetapi juga dari proses yang dijalankan secara partisipatif, transparan, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

"Demokrasi yang berkualitas lahir dari proses yang sehat dan partisipasi publik yang sadar. Karena itu, literasi politik masyarakat, khususnya generasi muda, harus terus diperkuat," ungkap Netty.

Indonesia, dijelaskan Netty, menerapkan sistem demokrasi perwakilan, dimana rakyat memilih wakilnya untuk duduk di lembaga legislatif. 
BACA JUGA:Apakah Investasi Emas di DANA Menguntungkan? Cek Faktanya sebelum Mulai.

Dalam menentukan wakilnya, lanjut Netty, rakyat bukan sekadar memilih dengan cara mencoblos, melainkan menitipkan aspirasi dan harapan agar diperjuangkan melalui fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.

Tiga fungsi legislatif itu juga tak lupa Netty jelaskan kepada para insan akademis yang berkunjung ke kantornya tersebut. Termasuk, Netty menjelaskan pembagian kerja di komisi-komisi serta pentingnya fungsi pengawasan, baik pada masa sidang maupun masa reses di daerah pemilihan.

Para dosen dan mahasiswa Unwir Indramayu antusias memperhatikan setiap penjelasan yang disampaikan Netty terkait dengan lembaganya tersebut, diskusi pun berjalan dengan aktif dan dinamis, para mahasiswa mengajukan berbagai pertanyaan yang kritis.

BACA JUGA:Daftar Tipe Honda BeAT 150 2026: Dari Varian Standar hingga Smart Key

Di antaranya, para mahasiswa mempertanyakan terkait fenomena fatherless dan dampaknya terhadap pembangunan sosial hingga masa depan Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam konteks tata kelola pemerintahan dan keberlanjutan pembangunan nasional.

Netty pun mengapresiasi sikap kritis para mahasiswa dan menilai diskusi semacam ini penting untuk membangun kesadaran politik generasi muda. 

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap sistem ketatanegaraan serta menumbuhkan partisipasi aktif generasi muda dalam menjaga dan meningkatkan kualitas demokrasi Indonesia. 

BACA JUGA:Katalog Promo Alfamart Gantung Terbaru 25 Jan – 1 Februari 2026: Diskon Gajian dan Persiapan Ramadhan

"Mahasiswa adalah calon pemimpin masa depan. Ruang-ruang dialog seperti ini menjadi bekal penting agar kelak mereka memahami proses pengambilan kebijakan dan tanggung jawab publik," kata mantan ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat tersebut. (sep)

Sumber: