MacBook Air M4 untuk Kerja Berat: Seberapa Kuat Chipset Apple Terbaru Menggantikan Intel?

MacBook Air M4 untuk Kerja Berat: Seberapa Kuat Chipset Apple Terbaru Menggantikan Intel?

MacBook Air M4 untuk Kerja Berat. Foto Ilustrasi: Pinterest/Rakyatcirebon.disway.id--

RAKYATCIREBON.DISWAY.ID  Siapa di sini yang masih ingat era MacBook dengan chip Intel? Duh, rasanya sudah lama banget, ya. Dulu, kita sering deg-degan kalau mau buka aplikasi berat, takut kipasnya bunyi kayak helikopter mau take-off, dan baterainya ngedrop cepat.

 

Nah, sejak Apple pindah ke chip buatan sendiri (M-Series), semua berubah. Tapi, yang paling bikin heboh adalah MacBook Air M4 terbaru. Kenapa heboh? Karena "Air" yang seharusnya cuma buat kerja ringan (ketik-ketik dokumen, browsing) sekarang punya power yang gila!

Pertanyaannya: Seberapa kuat sih chipset M4 ini buat kerja berat? Apakah dia benar-benar bisa menggantikan laptop Intel flagship yang gede-gede? Yuk, kita bedah tuntas kenapa M4 di MacBook Air ini adalah masa depan power tanpa kipas!

BACA JUGA:Mahasiswa Wajib Tahu! MacBook Air M4 Rilis dengan Baterai Tahan Seharian, Cocok untuk Anak Kuliah Majalengka

Revolusi Tanpa Kipas (Fanless Power)

Salah satu keajaiban terbesar MacBook Air sejak awal adalah desain tanpa kipas (fanless). Bayangin, chip sekuat itu bekerja tanpa perlu bantuan kipas untuk mendinginkan.

Kenapa Ini Keren?

  • Hening Total: Kalian bisa render video 4K atau buka 50 tab browser tanpa ada suara nguing-nguing yang mengganggu. Cocok buat kerja di perpustakaan atau kafe yang tenang.
  • Efisiensi Daya: Karena enggak ada kipas, daya baterai yang seharusnya dipakai buat muterin kipas jadi dialihkan ke performa. Hasilnya, baterai jadi super awet!

Di chip M4, efisiensi ini ditingkatkan lagi. Apple fokus pada Neural Engine yang lebih cepat (penting buat AI) dan GPU yang lebih ngegas.

BACA JUGA:MacBook Air Paling Cerdas: 3 Fitur Apple Intelligence di M5 yang Bikin Tugas Kuliah Kelar Dalam 5 Menit!

Uji Kekuatan M4 untuk Kerja Berat

Oke, lupakan browsing dan streaming. Mari kita bicara tentang kerjaan berat yang dulu jadi domain laptop Intel Pro atau Desktop besar:

1. Editing Video (4K dan Lebih)

Di chip M4, encoding dan decoding video itu cepet banget. M4 punya Media Engine khusus yang bisa menangani footage 4K, bahkan 8K ProRes, dengan sangat efisien di aplikasi seperti Final Cut Pro.

Dibandingkan Intel: Di laptop Intel, editing video 4K akan membuat CPU langsung throttle (panas dan performa turun). Di M4, proses ini berjalan dengan mulus dan suhu laptop tetap stabil di tangan. Ini membuktikan bahwa M4 benar-benar didesain untuk creator.

2. Desain Grafis dan 3D Rendering

Buat kalian yang pakai software berat seperti Adobe Photoshop, Illustrator, atau rendering 3D sederhana di Blender, M4 di Air sudah lebih dari cukup.

GPU yang Ngegas: GPU yang tertanam di M4 jauh lebih powerful dari GPU terintegrasi Intel sebelumnya. Rendering di Blender jadi jauh lebih cepat, dan kalian bisa bekerja dengan file Photoshop ber-layer tebal tanpa lag.

3. Multitasking Ekstrem

Multitasking di M4 itu lancar jaya. Kalian bisa buka browser Chrome dengan 30 tab (iya, Chrome!), di sebelah buka Slack dan email, sambil di belakang render video.

Sumber: