Bacaan Niat Shalat Witir untuk Sendiri, Imam, dan Makmum
Bacaan Niat Shalat Witir untuk Sendiri, Imam, dan Makmum. Foto: Pinterest/Rakyatcirebon.disway.id--
Artinya: "Aku niat shalat sunnah witir dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala."
Untuk 1 Rakaat Penutup:
Arab: اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَةً مَأْمُوْمًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Ushallii sunnatal witri rak’atan ma’muuman lillaahi ta’aalaa.
Tata Cara dan Waktu Utama Shalat Witir
Waktu pelaksanaan shalat Witir adalah setelah shalat Isya hingga terbitnya fajar Shadiq.
Bagi Anda yang yakin akan bangun malam untuk Tahajud, disarankan untuk mengakhirkan Witir di penghujung malam.
Namun, jika khawatir tidak bangun, melaksanakannya tepat setelah Isya atau Tarawih adalah pilihan yang bijak.
Urutan surat pendek yang disunnahkan untuk dibaca pada Witir tiga rakaat adalah:
- Rakaat pertama membaca surat Al-A’la.
- Rakaat kedua membaca surat Al-Kafirun.
- Rakaat ketiga membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas.
Setelah salam, janganlah terburu-buru berdiri. Bacalah zikir "Subhanal Malikil Quddus" sebanyak tiga kali, lalu sambung dengan doa perlindungan kepada Allah dari murka-Nya.
Dengan niat yang lurus dan pemahaman yang benar, shalat Witir bukan lagi sekadar rutinitas, melainkan momen syahdu untuk memasrahkan seluruh urusan kita kepada Sang Pemilik Alam Semesta.
Semoga Allah senantiasa memberikan keistiqomahan bagi kita untuk menjaga shalat Witir di setiap malam kita. (*)
Sumber: