Apa Kabar Reysa?
\"Kita sudah mencoba waktu itu mengembalikan rumah pada Wali Kota yang di Solo yang dijadikan museum,\" ujarnya.
Saat ditemui di Lapas Klas I Sukamiskin, Rohadi mengungkapkan keikhlasannya terkait keberadaan rumah sakit Reysa untuk dihidupkan kembali. \"Warga Cikedung sangat membutuhkan rumah sakit, karena kalau harus ke Indramayu, harus menempuh jarak sekitar 30 kilometer,” ujarnya, Senin (16/12).
Lebih lanjut, Rohadi menambahkan sangat di sayangkan, keberadaan rumah sakit yang sebelumnya berfungsi normal, harus di tutup. Keberadaan rumah sakit sangat di harapkan warga setempat, selain memudahkan warga untuk kebutuhan berobat juga bisa menyerap kebutuhan tenaga kerja lokal.
RS Reysa Cikedung diresmikan oleh Direktur PT. Reysa Permata Cikedung, Prof. DR. AR. Adji Hoesodo, pada November 2015. RS tersebut bakal menjadi Rumah Sakit Rehabilitasi Narkoba dan pelayanan cuci darah. Sedikitnya 50 unit mesin cuci darah disiapkan di sana. (*)
Sumber: