Izin Mencari Belimbing, Warga Mirat Ditemukan Meninggal

Izin Mencari Belimbing, Warga Mirat Ditemukan Meninggal

MENINGGAL. Tim medis dan Inafis Polres Majalengka mengevakuasi mayat warga Mirat Kecamatan Leuwimunding, yang ditemukan meninggal dunia di kebun, Sabtu (21/5).--

RAKYATCIREBON.IDMAJALENGKA - Seorang pria lansia ditemukan meninggal dunia di kebun milik warga di Desa Mirat Kecamatan Leuwimunding, Sabtu (21/5). Mayat pria yang diperkirakan berusia sekitar 68 tahun itu, pertama kali ditemukan seorang petani saat hendak pergi ke kebun. Ketika ditemukan, mayat dalam keadaan terlentang.

Setelah memastikan mayat tersebut, kemudian saksi bernama Jamhari melaporkan ke warga lain yang diteruskan ke pihak polisi. Mendengar kabar tersebut, warga mulai berdatangan untuk melihat langsung.

Kapolsek Leuwimunding AKP Edi Purwanto mengatakan, identitas mayat tersebut diketahui berinisial D (68) yang kesehariannya berprofesi sebagai pedagang.

“Korban tercatat sebagai warga Dusun Pasir Endah, Rt 01/01, Desa Mirat Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka,” ujar Edi kepada media, Sabtu (21/5).

Menurut kapolsek berdasarkan keterangan pihak keluarga, sebelum ditemukan meninggal dunia korban sempat berpamitan untuk mencari buah belimbing di pekarangan yang berjarak 200 meter dari rumahnya. Korban pamit pada Jumat 20 Mei 2022 sekitar pukul 18.00 WIB.

“Namun, pada hari ini Sabtu (21/5/2022) sekitar pukul 10.00 WIB. Korban ditemukan dalam keadaan tergeletak di tanah dengan posisi korban terlentang dan dinyatakan sudah meninggal dunia,” ucapnya.

Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan tim medis Puskesmas dan Inafis Polres Majalengka, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Untuk dugaan sementara, Kapolsek menyebut penyebab kematian korban diduga terpeleset dan jatuh. Terlebih menurut keterangan pihak keluarga, korban mempunyai riwayat sakit darah tinggi (hipertensi).

“Saat ini jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan. Sedangkan pihak keluarga sendiri sudah menerimanya dan tidak mau dilakukan otopsi,” jelas dia. (hsn)

 

 

 

Sumber: