Yamaha_detail

Sandiaga Dorong Produk UMKM Tembus Pasar Ekspor

Sandiaga Dorong Produk UMKM Tembus Pasar Ekspor

DORONG UMKM. Menparekraf Sandiaga Uno mendorong agar semua produk yang dihasilkan pelaku UMKM di Kabupaten Kuningan, bisa menembus pasar ekspor.--

RAKYATCIREBON.IDKUNINGAN- Menparekraf Sandiaga Uno mendorong agar semua produk yang dihasilkan pelaku UMKM di Kabupaten Kuningan, bisa menembus pasar ekspor. Dorongan ini diberikan saat kunjungan kerja ke tempat produksi olahan ubi jalar di Desa Sembawa, Kecamatan Jalaksana, Kuningan pada Minggu (19/6) petang.

“Mudah-mudahan kita bisa membantu usaha pelaku UMKM di Kuningan, apalagi saya melihat sudah mulai menggeliat pasca pandemi. Kita berharap ini bisa menembus pasar ekspor juga ya,” kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Menurutnya, usaha itu meski memiliki niat agar bisa membawa keberkahan. Sehingga setiap usaha yang dijalankan harus niat menghadirkan keberkahan dan membangun silaturahmi.

Tak hanya itu, Sandiaga Uno juga memberi masukan terkait kemasan produk. “Mungkin ada kemasan yang bagus, tapi ada juga kemasan yang standar. Tapi ternyata olahan ubi ini sangat diminati di Italia dan Jepang, jadi ubi Kuningan ini bisa tembus ya kesana,” imbuhnya.

Dia menyebut, hasil produksi Kelompok UMKM Sri Mandiri Sembawa di Desa Sembawa itu sudah tembus ke pasar ekspor. Hanya masih ada beberapa kendala yang dihadapi seperti perizinan, kemasan, pemasaran hingga pembiayaan.

“Namun kendala itu akan kami coba solusikan bekerjasama dengan dinas di Kabupaten Kuningan. Semoga ini bisa kita lakukan dengan cepat, karena masyarakat sekarang begitu berat mengalami tekanan,” ujarnya.

Adapun tekanan yang dimaksud, Sandiaga Uno mencontohkan seperti pada kenaikan harga bahan baku produksi. Oleh sebab itu perlu adanya gerak cepat untuk membantu masyarakat, khususnya para pelaku UMKM di Kuningan.

“Kita harus cepat bergerak agar masyarakat bisa mendapatkan peluang dalam mendapatkan hasilnya. Jadi ini gak pakai lama, gak ribet, harus gercep untuk pastikan pemulihan ekonomi dari masyarakat,” tutupnya.(bud)

 

Sumber: