Yamaha_detail

Penasaran, Hutan Mangrove Bisa Jadi Wisata Edukasi

Penasaran, Hutan Mangrove Bisa Jadi Wisata Edukasi

PENJELASAN. Binaan PT Pupuk Kaltim menyimak penjelasan program Integrated Mangrove PT KPI RU VI Balongan di Kawasan Ekowisata Karangsong. Binaan CSR Pupuk Kaltim mempelajari pengelolaan hutan mangrove sebagai wisata edukasi.--

RAKYATCIREBON.ID, INDRAMAYU-Program Integrated Mangrove yang dijalankan PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit (RU) VI Balongan menarik minat pihak PT Pupuk Kaltim. 

Bahkan, pada Kamis (23/6), sengaja datang dengan mengajak mitra binaannya untuk studi banding ke lokasi program yang terdapat di wilayah Pantai Karangsong, Kecamatan/Kabupaten Indramayu tersebut.

Officer Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pupuk Kaltim, Ahmad Subur mengatakan, pihaknya sengaja melakukan kunjungan benchmark sebagai langkah dalam proses pembandingan.

Sekaligus mempelajari sebuah program CSR yang dijalankan oleh PT KPI RU VI Balongan. Sebanyak 16 orang yang dibawa merupakan mitra binaan dari Kelompok Teluk Bangko dan berkesempatan mengunjungi Ekowisata Mangrove Karangsong.

Dia mengungkapkan, benchmark ini sebagai bentuk pembelajaran bagi binaan CSR Pupuk Kaltim. Yakni terkait pengelolaan hutan mangrove sebagai wisata edukasi. 

“Juga sebagai materi pembelajaran anak usia sekolah khususnya pada jenjang Sekolah Dasar (SD) untuk pembelajaran lingkungan hidup,” ujarnya.

Menurutnya, benchmark juga bertujuan untuk melatih binaan agar dapat membuat olahan mangrove yang bernilai jual dan berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat. 

"Kami tahu Karangsong ini sudah punya nama dan multiplier effect-nya cukup besar. Oleh karena itu, kami ajak mitra binaan kami studi ke Karangsong," jelas Ahmad Subur.

Pada kesempatan itu, Ketua Kelompok Teluk Bangko, Hadi mengungkapkan, Ekowisata Mangrove Karangsong merupakan salah satu tempat lokasi konservasi tanaman mangrove yang cukup terkenal di tingkat nasional. Bahkan telah ditetapkan sebagai Mangrove Centre di wilayah barat Indonesia oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia.

Dia mengakui, eksistensi program Integrated Mangrove Pertamina RU VI Balongan bukan hanya mampu melestarikan tanaman mangrove saja. 

Juga berhasil mendukung Mangrove Karangsong menjadi ekowisata yang turut mendongkrak perekonomian masyarakat.  Berhasil dijadikan sebagai  kurikulum muatan lokal SD, dan berhasil menciptakan produk olahan mangrove melalui pemberdayaan kelompok masyarakat sekitar.

"Atas dasar beberapa keberhasilan itulah kami diajak ke sini untuk mempelajari bagaimana treatment agar jenis mangrove yang susah tumbuh di Kaltim tapi di Indramayu sangat rimbun. Juga untuk mengetahui proses perizinan menjadi daerah wisata dan sebagainya," papar dia.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relation and CSR pada PT KPI RU VI Balongan, Imam Rismanto mengungkapkan, dalam perjalanan mendukung wilayah Karangsong tersebut membutuhkan jangka waktu cukup panjang. Berawal dari tanah timbul hingga menjadi hutan mangrove dan habitat berbagai satwa.

Adapun dalam proses penanaman mangrove di kawasan itu, pihaknya dibantu oleh Kelompok Pantai Lestari. Sedangkan dalam pengembangaan produk olahan berbahan dasar tanaman mangrove dilakukan bersama Kelompok Jaka Kencana.

Sumber: