Polisi Masuk Sekolah Cegah Bahaya Narkoba

Polisi Masuk Sekolah Cegah Bahaya Narkoba

--

RAKYATCIREBON.ID, INDRAMAYU – Dalam upaya memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba, Satuan Reserse Narkoba Polres Indramayu tidak hanya melakukan tindakan tegas terhadap pelanggarnya. Langkah pencegahan juga dilakukan dengan menyasar lingkungan sekolah melalui kegiatan sosialisasi.

Salah satu sekolah sasarannya adalah SMAN 1 Terisi, Selasa (19/7). Kegiatan yang menjadi bagian dalam membentengi generasi muda ini diikuti oleh siswa-siswi baru yang masih menjalani masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS). Materinya terkait bahaya dan cara menghindari bahaya narkoba.

Kapolres Indramayu, AKBP Lukman Syarif melalui Kasatres Narkoba, AKP Hery Nurcahyo mengatakan, berbagai upaya terus dilakukan pihaknya untuk menyelamatkan generasi muda di Kabupaten Indramayu dalam pencegahan peredaran narkoba di kalangan remaja yang semakin menggurita.

Untuk itu, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi dalam upaya pencegahan merebaknya narkoba di kalangan remaja. Adapun kegiatan yang dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi ke sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Indramayu dengan tujuan untuk menyelamatkan para generasi muda dari bahaya narkoba.

“Narkoba tidak akan membuat generasi muda maju dan pintar, namun yang terjadi hanya masuk penjara atau over dosis. Untuk itu mari kita ikrarkan perang terhadap narkoba, katakan tidak untuk narkoba,” ungkapnya.

Disebutkan, dalam sosialisasi ini turut membahas tentang bahaya minuman keras (miras) dan obat-obatan terlarang bagi generasi muda, penerapan protokol kesehatan Covid-19 dalam kehidupan sehari-hari, dan ajakan vaksinasi.

Kepala SMAN 1 Terisi, Cahyudin menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan yang dinilai penting tersebut. Bahkan pihaknya berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkesinambungan di sekolah yang dipimpinnya.

“Alhamdulillah, ini merupakan langkah besar untuk menghindarkan anak-anak kita dari narkoba. Hal demikian merupakan upaya terbaik untuk memutus mata rantai peredaran narkoba dengan cara membentengi anak-anak kita dengan pengetahuan bahaya narkoba. Saya secara pribadi berharap Satuan Narkoba Polres Indramayu berkenan untuk terus menggalakkan sosialisasi secara berkesinambungan di sekolah kami SMAN 1 Terisi,” ujarnya.

Salah satu siswi baru SMAN 1 Terisi, Arlenne Primastika Grahanti mengaku tidak mengerti narkoba. Namun setelah mengikuti sosialisasi di sekolah barunya, ia mendapat wawasan yang sangat berguna. “Baru tau ternyata narkoba itu sangat berbahaya untuk kesehatan. Saya berjanji tidak akan menggunakan narkoba,” tukasnya. (tar)

Sumber: