NU Tidak Boleh Jauh dengan Ponpes

NU Tidak Boleh Jauh dengan Ponpes

KOMITMEN. Ketua PCNU Indramayu Kiai Muhammad Mustofa memberikan arahan dalam rapat kerja lembaga-lembaga di internal organisasi yang dipimpinnya. Pihaknya segera melaunching Klinik Pratama NU. FOTO: TARDIARTO AZZA/RAKYAT CIREBON--

INDRAMAYU, RAKYATCIREBON.ID-Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Indramayu berupaya memaksimalkan implementasi perannya dalam dakwah keumatan. Langkah ini dilakukan dengan menggerakkan 18 lembaga internal secara terukur dan sistematis.

Upaya itu diawali dengan menggelar Kick Off Rapat Kerja Lembaga pada Selasa (9/8) yang dipusatkan di Ponpes Darussalam Qurani, Desa Kertawinangun, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu.

Ketua PCNU Kabupaten Indramayu, Kiai Muhammad Mustofa mengatakan, dakwah NU harus terukur dan sistematis. Hal ini untuk menjaga dan merawat NU dalam dakwah keumatan di era digitalisasi.

Menurutnya, melalui kegiatan yang diselenggarakan itu menjadi bagian dari agenda kerja PCNU Indramayu dalam melakukan dakwah NU dari tingkat desa, kecamatan, sampai tingkat kabupaten. 

“Kerja NU ini harus terstruktur dan sistematis dalam menyusun dakwah NU. Sehingga sangat perlu disuarakan terus menerus,” ujarnya.

BACA JUGA:Honor PPK-Linmas Pemilu 2024 Naik

Guna mengoptimalkan upayanya, 18 lembaga tersebut melaksanakan rapat kerja bertempat di pondok pesantren. Alasan dipilihnya tempat tersebut karena NU tidak boleh jauh dengan pondok pesantren. Seperti pesan KH Hasyim Muzadi, bahwa pesantren adalah NU kecil, NU adalah pesantren besar.

Sehingga menurutnya, pengurus NU dan pengasuh pondok pesantren harus berkolaborasi, bersinergi, dan saling menguatkan. 

“Harapannya keputusan-keputusan rapat kerja lembaga PCNU dalam program-programnya, harus dirasakan manfaatnya oleh warga NU dan masyarakat Indramayu pada umumnya dengan menjalankan dakwah Jamiyah Diniyah Ijtimaiyah,” ungkapnya.

Kiai Mustofa juga memastikan, dalam waktu dekat PCNU Indramayu akan melaunching Klinik Pratama NU. 

Kemudian, setelah berdiri klinik-klinik NU di tingkat kecamatan, pihaknya akan mendirikan Rumah Sakit (RS) NU. “Juga launching air mineral milik PCNU, namanya eNU Mineral,” sebutnya.

BACA JUGA:Mahasiswa Ajak Dua Instansi Pemda ke Desa

Sementara itu, Bupati Indramayu Nina Agustina berharap, dengan diadakan rapat kerja lembaga-lembaga NU bisa bersinergi dengan Pemkab Indramayu. 

Dalam hal ini ada tiga pilar yang perlu menjadi pegangan, yakni Tashwirul Afkar atau pergerakan dalam pemikiran, Nahdlatuttujar atau pergerakan perekonomian. Serta Nahdlatul Wathan atau pergerakan kebangsaan. 

Sumber: