Optimis Sindangwangi Jadi Pusat Wisata

Optimis Sindangwangi Jadi Pusat Wisata

KEMAH. Beberapa wisatawan memanfaatkan liburan di hutan Pinus Baligo, salah satu objek wisata di kawasan Kecamatan Sindangwangi.--

RAKYATCIREBON.IDMAJALENGKA - Pakar kepariwisataan Provinsi Jawa Barat, Profesor Niko mengakui jika Kecamatan Sindangwangi memiliki sejumlah potensi wisata alam yang sangat mengagumkan. Uniknya, potensi wisata di satu desa dengan desa lainya berbeda-beda sehingga banyak variasi dan alternatif wisata yang disajikan.

Lulusan Universitas di Prancis tersebut menambahkan, jika potensi alam di Kecamatan merupakan salah satu sektor yang memiliki efek domino dalam meningkatkan perekonomian di desa, khususnya perekonomian masyarakat sekitar objek wisata.

“Dari satu wisata bisa mendorong lahirnya perekonomian baru, misalnya dengan tumbuhnya perdagangan yang bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Kemudian tumbuhnya jasa transportasi, kuliner hingga hal-hal kecil lain yang bisa mengangkat ekonomi masyarakat,” jelasnya dalam satu diskusi.

Sementara salah seorang petugas KPH Ciwaringin yang juga melakukan pendampingan kepada masyarakat LMDH di Kecamatan Sindangwangi, Sobana menjelaskan jika saat ini kondisi kepariwisataan di wilayahnya sudah kembali bangkit. Bahkan sudah mulai berangsur stabil pasca pandemi Covid-19 lalu.

Kembali normalnya aktivitas wisata tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat untuk bisa kembali pulih dan bangkit, setelah hampir dua tahun terpuruk akibat Covid-19.

“Alhamdulilah lokasi wisata yang ada di Kecamatan Sindangwangi khususnya yang pengawasannya berada di bawah KPH sudah mulai normal dan terjadi peningkatan pengunjung,” ucapnya kemarin (9/10).

Ketua Masyarakat Pariwisata Indonesia (MPI) Kabupaten Majalengka Ir H Dadan Topik SH MH Akn menambahkan, jika pertumbuhan sektor kepariwisataan memang mulai menunjukkan grafik kenaikan. Hanya saja faktor kenaikan BBM bersubsidi juga menyebabkan pertumbuhan sektor kepariwisataan melambat.

Namun jika dilihat kondisi saat ini, hal itu sudah tidak berpengaruh lagi terbukti dengan semakin meningkatnya pengunjung yang datang ke objek wisata di Majalengka.

“Ini merupakan tren positif tentunya bagi dunia kepariwisataan di Majalengka, sebab jika sektor wisata bangkit maka sektor lainya juga akan ikut bangkit,” pungkasnya. (pai)

Sumber: