Pembahasan Ripparda Masuk Babak Akhir

Pembahasan Ripparda Masuk Babak Akhir

Pansus Ripparda DPRD Kab Cirebon saat berkunjung ke Kemenparekraf RI--

RAKYATCIREBON.ID, CIREBON - Pembahasan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (Ripparda) sudah masuk babak akhir. Tinggal penyelesaian. Melengkapi berkas lampiran.

Hal itu, disampaikan Ketua Pansus Ripparda, DPRD Kabupaten Cirebon, Dr Hj Hanifah MA. Menurutnya pembahasan Ripparda tahun ini, ditargetkan selesai. "Pembahasan sudah selesai. Tinggal melengkapi berkas lampiran saja," katanya, kepada Rakyat Cirebon, Selasa (15/11).

Pihaknya mengharapkan adanya Ripparda ini, nantinya berimbas positif pada pembangunan daerah. Bisa mendapat kucuran anggaran dari pusat, melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Makanya, kementrian harus mendukungnya.

Sayangnya, ketika rombongan Pansus bertandang ke Kementrian, muncul pengakuan cukup mengejutkan. "Rupanya pejabat di kita itu, tidak pernah mengusulkan ke kementrian," kata bunda Ohan--sapaan untuknya.

Kendati demikian, kata politisi PKB itu, kalau mau ada keseriusan berbagai upaya harus dilakukan. Komitmennya harus jelas. Nanti, setelah Ripparda dituntaskan, harus dilanjutkan dengan pembuatan master pland. Kemudian membuat DED dan kesanggupan menjalankan amanah Perda dari dinas terkait.

"Kalau cuma ada Ripparda, tapi Pemdanya tidak mendukung, ya percuma. Tidak akan jalan. Semangatnya itu kan, kita punya pariwisata bagus. Jalan menuju daerah wisatanya bagus, sehingga menunjang pengembangan pariwisata," tuturnya.

Sejauh ini, selama pembahasan komitmen dinas terkait bagus. Tapi kata dia, itu belum cukup, ketika tidak disupport oleh pimpinan tinggi.

"Ini bukan sebatas dinas saja. Kalau tidak diberikan peluang, ya ngga bakal bisa dong. Makanya harus bersinergi. Misalnya butuh infrastuktur, ada dari DPUTR nya, butuh keindahan wisatanya, adanya dari DLH," pungkasnya. (zen)

Sumber: