ICMI Cirebon Bicara Gagasan Wujudkan Masyarakat Maju Adil dan Makmur

ICMI Cirebon Bicara Gagasan Wujudkan Masyarakat Maju Adil dan Makmur

BICARA GAGASAN. Pengurus ICMI Cirebon Raya terus berupaya mewujudkan masyarakat Cirebon yang maju, adil dan makmur. Hal itu mencuat dalam Silaturahim dan Bukbet ICMI Cirebon Raya, Rabu (27/3/2024). FOTO : SUWANDI/RAKYAT CIREBON--

CIREBON - Pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) CIREBON Raya (Ciayumajakuning) terus berupaya mewujudkan masyarakat CIREBON yang maju, adil dan makmur. 

Hal itu mencuat dalam Silaturahim dan Bukbet ICMI Cirebon Raya, Rabu (27/3/2024). Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua ICMI Kabupaten Cirebon dr Asad SpTHT-KL dan Ketua ICMI Kota Cirebon Prof Dr H Cecep Sumarna MAg.

Kemudian Guru Besar IAIN Cirebon Prof Dr Dedi Djubaedi MAg, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon M Luthfi serta para tokoh Cirebon yang bergerak di bidang pendidikan, ekonomi dan keormasan. 

Acara ini diawali dengan diskusi dengan tema 'Momentum Ramadhan Membangum Peradaban Umat Islam Menuju Masyarakat Maju Mulia Adil dan Makmur Sejahtera'. 

Ketua ICMI Kabupaten Cirebon, dr Asad SpTHT-KL mengatakan, penguatan nilai-nilai ketauhidan perlu diinternalisasikan dalam seluruh aspek kehidupan bermasyarakat. Hal itu sebagai respon terhadap kondisi masyarakat Cirebon saat ini. 

"Problem masyarakat kita ini ketauhidannya belum sepenuhnya ke Allah. Karena masih disibukan dengan hal-hal yang receh," ujar Asad dalam paparannya.

Hal itu dipicu beragam faktor. Mulai dari faktor ekonomi dan pendidikan. Sehingga masyarakat cenderung mudah disetir oleh kepentingan tertentu. 

Oleh karena itu, faktor kemandirian umat di semua level harus dikuatkan. Sehingga akan berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Ketua ICMI Kota Cirebon, Prof Dr H Cecep Sumarna MAg menambahkan, ICMI sebagai organidasi para cendekiawan punya tanggung jawab moral dalam membuka cakrawala ilmu bagi umat. 

Terutama mengentaskan masyarakat agar mampu hidup sesuai tuntunan sunnah Nabi Muhammad SAW. Sebab, kata Cecep, umat Islam harus berjaya dari sisi ilmu, ekonomi dan kekuasaan.

Dalam paparannya, Prof Dedi Djubaedi yang didapuk sebagai narasumber mengulas perlunya internalisasi nilai-nilai kejujuran. 

Di dalam tubuh ICMI, setiap kadernya perlu mengedepankan pola prilaku yang mencerminkan kewibawaan seorang muslim.

Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Host dalam kegiatan itu, H Ali Wahyuno mengatakan, momen ramadhan sangat penting dalam memupuk semangat perjuangan dan solidaritas sesama muslim.

"Tetap bersemangat membangun jiwa insan unggul yang beriman bertaqwa dan profesional serta berdaya saing. Kemudian meningkatkan sinergitas dan soliditas ICMI untuk berkontribusi memberikan konsep-konsep pembangunan bangsa," katanya.

Sumber: