Muncul Harapan Pasar Balong Jadi Sentral Batik di Kota Cirebon, Komisi III : Setuju!!
Desain pasar balong berbasis AI yang menunjukkan harapan agar pasar tersebut bisa menjadi sentra batik di Kota Cirebon. FOTO: IST/ RAKYAT CIREBON--
CIREBON - Pasca ramainya penolakan kerjasama naming rights antara PT KAI dengan BT Batik Trusmi, hingga rapat di DPRD yang diwarnai oleh Walk Out-nya Owner BT Batik Trusmi, Ibnu Riyanto, timbul banyak harapan dari masyarakat agar Pemerintah Daerah, dalam hal ini Pemkot Cirebon untuk menyediakan sentral khusus untuk mengenalkan kekayaan batik kepada masyarakat luas.
Harapan tersebut salahsatunya disampaikan oleh akun facebook Wong Cherbond dalam postingannya.
Akun tersebut menuliskan harapan agar Pemkot Cirebon memfungsikan Balong Indah Plaza (BIP), atau Pasar Balong yang saat ini kondisinya tak menentu, untuk dijadikan Pasar Budaya atau Central Batik.
BACA JUGA:Minggu Depan BBWS Ukur Sedimentasi Sungai Sukalila, Normalisasi Januari
Menurutnya, ditengah ramainya pemberitaaan tentang PT KAI dan BT Batik Trusmi ini, Pemkot Cirebon bisa menjadi penengah dengan memberikan solusi, dimana beberapa aset bangunan pemerintah kota yang selama ini terbengkalai bisa dimanfaatkan, seperti Pasar Talang, Panjunan Plaza maupun Pasar Balong.
Setidaknya, itu dapat di pertimbangkan untuk menjadi Pasar budaya Cirebon atau Central Batik.
"Diantaranya dengan tujuan pemerintah bisa berperan membantu mengangkat identitas budaya, batik khas Cirebon ke kancah yang lebih luas," tulis akun tersebut.
BACA JUGA:Wakil Walikota Kerja Bakti Bareng Warga Kesenden
Pasar Balong, atau yang pernah dibranding dengan nama Balong Indah Plaza ini menjadi salahsatu alternatif yang ditawarkan, karena pada masanya sempat menjadi ikon kebanggaan masyarakat Kota Cirebon melalui eksistensinya di tahun 1993.
Pasar balong memang sudah menjadi tempat keramaian dari jaman dulu, namun saat ini kondisinya cukup mengkhawatirkan sehingga setidaknya harapan ini bisa menjadi pertimbangan bagi Pemkot Cirebon.
Tak hanya dari nama besarnya di zaman lampau, dari sisi lokasi, Pasar Balong ini juga berada di posisi yang strategis, dekat dengan Stasiun Cirebon Prujakan, juga dengan keraton-keraton yang saat ini menjadi daya tarik wisatawan datang ke Kota Cirebon.
BACA JUGA:Detail Spesifikasi Huawei Pura 80 Ultra: Bawa Teknologi 'Dua Lensa Periskop' Pertama di Industri
Tak hanya menawar konsep, dalam postingannya akun tersebut juga mengupload desain berbasis AI, yang menunjukkan kemegahan jika kedepan Pasar Balong ini menjadi sentral batik di Kota Cirebon.
Anggota Komisi III DPRD Kota Cirebon, Umar Stanis Klau juga mengaku sudah mengetahui usulan yang disampaikan melalui platform media sosial tersebut, bahkan ia sendiri ikut mengomentari postingan.
Sumber: