Warga Perumnas Bumi Arum Sari Ancam Demo BKAD, Desak Percepat Pencatatan Serah Terima PSU
ANCAM. Warga Perumnas Bumi Arum Sari mengancam melakukan aksi unjuk rasa, ketika proses serah terima PSU tidak mendapatkan titik terang. FOTO : ZEZEN ZAENUDIN ALI/RAKYAT CIREBON--
CIREBON, RAKYATCIREBON.DISWAY.ID – Warga Perumnas Bumi Arum Sari, Desa Cirebon Girang, Kecamatan Talun, mengancam akan menggelar aksi demonstrasi. Ancaman itu dikhususkan, ke Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Cirebon.
Pasalnya, proses pencatatan serah terima Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) Perumnas Bumi Arum Sari tak kunjung selesai. Warga pun jengah. Tidak bisa mendapatkan bantuan pemerintah, karena terkendala persoalan administratif.
BACA JUGA:Polairud Sediakan Perpustakaan dan Klinik Apung
“Jalan sampai rusak begini saja, tidak bisa diperbaiki. Dari dulu, kami belum pernah merasakan adanya perbaikan. Baik dari pihak Perumnas maupun dari Pemkab," kata Ketua RW 08 Perumnas Bumi Arum Sari, Solihin, Kamis (23/10).
" Pemkab mau memperbaiki salah. Tidak bisa masuk. Karena PSU nya belum tercatat di BKAD,” lanjutnya.
BACA JUGA:Sophi: HSN Motivasi untuk Berkarya dan Berkontribusi Bagi Bangsa
Berbagai upaya sudah ditempuh. Agar proses serah terima PSU Perumnas Bumi Arum Sari bisa dilakukan. Audiensi, pertemuan dengan beberapa instansi, termasuk pengukuran ulang. Terakhir 13 Oktober 2025 kemarin. PSU nya diukur ulang. Oleh tim gabungan yang terdiri dari BPN, DPKPP dan BKAD.
“Saat itu BKAD menyatakan sudah clear dan siap melakukan pencatatan. Tapi anehnya, sampai sekarang belum ada tindak lanjut,” tambah Solihin.
BACA JUGA:DLH, Bau Menyengat dari TPAS Kubangdeleg Sudah Tertangani
Ia menegaskan, warga tidak bermaksud menekan instansi terkait. Hanya menagih janji yang telah disampaikan Kepala BKAD, Sri Wijayawati di hadapan warga Perumnas Bumi Arum Sari.
"Kami tidak dalam kapasitas menyerang BKAD, hanya mengingatkan janji yang pernah disampaikan,” tegasnya.
BACA JUGA:PCNU Cirebon Hadirkan Hamed Uye di Puncak Hari Santri Nasional 2025
Ia menjabarkan lambatnya proses serah terima PSU, berdampak pada pembangunan infrastruktur di kawasan Perumnas Bumi Arum Sari. Padahal, sejumlah anggota DPRD, sudah mengarahkan perbaikan lewat pokok pikiran (Pokir) dewan.
Tapi, lagi-lagi, kandas. Terkendala belum tuntasnya serah terima PSU. “Sudah ada empat dewan yang siap mengalokasikan Pokir nya disini. Tapi terhambat karena status PSU belum jelas,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu warga Bumi Arum Sari, Wawan, menyampaikan keresahan serupa. Ia menegaskan bahwa warga akan mendatangi BKAD jika hingga akhir November 2025 belum ada kejelasan soal PSU.
BACA JUGA:Jalan Rusak, Layanan BPJS Bermasalah, dan Ancaman Pangan Jadi Keluhan Warga Mundu
“Kalau sampai akhir November tidak ada informasi, masyarakat akan silaturahmi lagi dengan BKAD untuk menagih janji yang pernah disampaikan,” kata Wawan.
Warga berharap Pemkab Cirebon segera menuntaskan pencatatan dan penyerahan PSU agar proses pembangunan dan perbaikan infrastruktur di Perumnas Bumi Arum Sari bisa segera direalisasikan. (zen)
Sumber: